Anabolisme

Posted on

Anabolisme – Setelah sebelumnya contohsaol.co.id telah menerangkan materi tentang Katabolisme adalah Maka dipertemuan kali ini contohsoal.co.id akan membahas materi tentang anabolisme yang akan di jabarkan secara detail, mulai dari pengertian, Tahapan dan Perbedaan Katabolisme. Nah penasaran bukan.! untuk untuk itu, yuk langsung aja kita simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Anabolisme

Dalam pengertian yang singkat, anaboliisme adalah proses penyusunan senyawa sederhana menjadi senyawa komplek. Senyawa komplek ini biasanya disebut dengan senyawa makromolekul.

Anabolisme dari fotosintesis bisa terjadi jika energi bersumber dari cahaya, dan anabolisme dari kemosintesis energinya bersumber dari bahan kimia.

Makromolekul yang terbentuk bisa menjadi berbagai macam bentuk seperti asam nukleat, lemak, karbohidrat dan protein. Anabolisme bisa terjadi melalui dua cara, yaitu fotosintesis dan kemosintesis.

Fotosintesis dalam tanaman bisa melaui dua tahapan, yakni reaksi gelap dan reaksi terang. Pada reaksi gelap akan menghasilkan karbohidrat dan oksigen, sedangkan pada reaksi terang akan menghasilkan NADPH dan ATP.

Tahapan Anabolisme

  • Produksi prekursor seperti asam amino, monosakarida, dan nukleotida. 
  • Dalam menggunakan molekul senyawa maka akan berubah kedalam wujud reaktif dengan memanfaatkan daya / energi yang diterima dari ATP. 
  • Dari hasil penyatuan prekusor itu dirubah dalam bentuk senyawa kompleks.

Anabolisme yang menggunakan energi cahaya dikenal dengan  sedangkan anabolisme yang menggunakan energi kimia dikenal dengan kemosintesis.

Hasil-hasil anaboliisme berguna dalam fungsi yang esensial (diperlukan). Adapun bentuk dari yang telah diperoleh yakni contohnya seperti protein dan glikogen yang difungsikan untuk pembakaran, namun pada asam nukleat guna mencetak sebuah informasi genetik.

Kemudian peranan lainnya yang berfungsi dalam menyusun struktur makhluk hidup yakni seperti Protein atau karbohidrat , secara intraselular ataupun dengan secara ekstraselular.

Pengertian Katabolisme

Dalam istilah pendek, katabilosme bisa diartikan sebagai proses pemecahan / pembebasan sebuah molekul komplek kedalam yang sederhana.

Ketika proses katabolisme terjadi, energi akan dilepas untuk mengurai senyawa tersebut. Sedangkan pada kehidupan katbolisme dapat diumpamakan dengan adanya pengalihan suatu karbohidrat.

Baca Juga :  Sifat Kimia

Katabolisme yang terjadi bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu respirasi dan fermentasi.

Respirasi menggunakan oksigen bebas sebagai saratnya, sedangakan fermentasi dapat terjadi tanpa oksigen bebas.

Dalam proses pencampuran secara umum kerap mengaitkan mikro organisme dan terdiri atas asam laktat,alkohol dan asam cuka.

Dengan berdasarkan definisinya maka katabolisme dapat diartiken sebagai sebuah proses oksidari, yag mana pada saat energi dibuang maka akan dimanfaatkan untuk menjaga temperatur suhu tubuh hangat tetap terjaga.

Kegiatan paling penting dari katabolisme adalah mengolah oksigen menjadi karbon dioksida.

Perbedaan Anabolisme dan Katabolisme

  • Anabolisme merupakan penggabungan senyawa menjadi komplek, sedangkan katabolisme merupakan pemecahan dari senyawa komplek.
  • Dari Anabolisme maka akan memperoleh sedangkan untuk katabolisme menguraikannya.
  • Pada anabolisme biasanya kerap menyatukan molekul sederhana, sedangkan katabolisme menghancurkan molekul komplek.
  • Selanjutnya anabolisme juga berfungsi dalam menata kembali organ, namun untuk katabolisme memanfaatkan sebuah energi yang diperoleh dari dalam organ.
  • Anabolisme membuat zat lebih besar dari materi kecil, katabolisme mengurai materi lebih besar menjadi zat lebih kecil.
  • Kemudian adanya suatu reaksi yang didapat dari anabolisme, namun katabolisme dengan sebuah reaksi yang disebut hidrolisis.
  • Selanjutnya pada anaboliisme biasanya reaksi yang diperoleh yakni rekasi reduks, namun untuk katabolisme sendiri berbeda yakni dengan rekasi oksidasi.
  • Kemudian dalam tahapannya dimana anaboliisme merusak senyawa sederhana,dan katabolisme merusak senyawa komplek.
  • Kemudian pada anaboliisme membentuk senyawa komplek, sedangkan pada katabolisme membentuk senyawa sederhana.
AnaboliismeKatabolisme
Pendahulan Proses metabolism yang membangun molekul yang diperlukan tubuh

Proses metabolism yang memecah molekul besar menjadi molekul yang lebih kecil.


EnergiMemerlukan energi

Melepas energi


HormonEstrogen, terstosteron, insulin, hormone pertumbuhan

Adrenaline, cortisol, glukagon, sitokin


Efek pada Latihan

Latihan anabolic yang umumnya bersifat anaerobic, umumnya membangun massa otot

Latihan katabolic biasanya aerobic dan bagus untuk membakar lemak dan kalori.


ContohAsam amino menjadi polypeptides (proteins), glukosa menjadi glikogen, asam lemak menjadi trigliserida

Protein menjadi asam amino, protein menjadi glukosa, glikogen menjadi glukosa, atau trigliserida menjadi asam lemak.

Baca Juga :  Kimia Organik

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai anabolisme, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :