Daur Hidup Katak

Posted on

Daur Hidup Katak – Materi pembahasan kali ini mengenai daur hidup katak, setelah sebelumnya ContohSoal.co.id menerangkan materi tentang Daur Hidup Nyamuk. Baiklah untuk lebih jelasnya simak materi yang sudah ContohSoal.co.id rangkum di bawah ini.

Daur Hidup Katak

Daur Hidup Katak

Katak ialah merupakan hewan amfibi yang dapat hidup di daratan dan air. Hewan ini pada umumnya memakan serangga dan memiliki kulit tubuh yang licin dan seperti yang biasa kita temui kulitnya berwarna hijau, merah kecoklat coklatan bahkan ada yang memiliki kulit cenderung berwarna hitam.

Kulitnya yang berbintik bintik ini banyak menjadi alasan kenapa banyak yang jijik dengan katak. Kita pasti taukan bagaimana kehidupan sehari hari yang dilakukan katak ? Jadi tidak perlu saya ceritakan lagi.

Proses Daur Hidup Katak

Daur Hidup Katak yani dari telur katak yang menetas, bayi katak yang baru menetas dan hidup di air di sebut kecebong, yang akan berkembang menjadi katak muda yang pada tahap ini akan mengalami peroses perubahan sistem pernapasan dari insang menjadi menggunakan paru paru.

Selanjutnya katak muda tumbuh menjadi katak dewasa yang kemudian kawin dan menghasilkan katak generasi yang baru dengan siklus sama yang akan berulang kembali.

Fase Telur Katak

Fase Telur Katak

  • Proses pertama berasal dari telur. Biasanya pada katak dalam sekali bertelur dapat berjumlah sangat banyak, namun tidak semua telur yang akan menetas . Hal ini akan tergantung dari faktor internal dan faktor eksternal yang terjadi pada telur katak.
  • Biasanya dalam internal dapat dipengaruhi oleh gen dari induk telur katak itu sendiri, apabila induk katak mempunyai gen yang bagus maka telur juga akan bagus dan tidak mudah rusak. Tekstur dari telur katak itu sendiri berupa bulatan kenyal yang sangat mudah rusak. Dan didalamnya terdapat kuning telur yakni merupakan sumber makanan bagi telur katak.
  • Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi telur katak diantaranya adalah arus air, predator pemangsan telur katak dan juga ulah manusia. Oleh sebab itu air merupakan tempat yang sangat cocok untuk mengembangbiakan telur katak supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.
  • Untuk katak yang hidup di pohon, telurnya akan memiliki cangkang busa yang berfungsi untuk melindungi telur dari suhu panas sedangkan untuk katak yang hidup di hutan biasanya telur akan diletakan di punggung si jantan dan melindunginya dari bahaya. Telur katak akan menetas menjadi larva katak setelah 21 hari.
Baca Juga :  Invertebrata / Avertebrata

Fase Kecebong Katak

Fase Kecebong

  • Selanjutnya setelah selesai proses telur katak berubah menjadi larva atau disebut juga dengan kecebong, maka mereka akan tetap mengandalkan kuning telur dari sisa telurnya dahulu sebagai sumber makanan sampai mereka berada di usia paling tidak 7-10 hari.
  • Pada usia kurang dari 7 hari, katak masih sangat lemah dan organ tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna. Hingga pada usia 7-10 hari, kecebong sudah memiliki organ tubuh yang sempurna dan bisa mulai bisa mencari makan sendiri berupa alga air. Pada saat kecebong telah mampu bernafas dengan menggunakan insang hingga pada minggu ke 4 insang kecebong akan mulai tertutup oleh kulit dan masuk di dalam tubuh sehingga lamba laun setelah menjadi katak muda akan mulai bernafas menggunakan paru-paru dan juga mulai terbentuk gigi yang tipis.
  • Selanjutnya Pada minggu ke6 kecebong akan menampakan jati dirinya sebagai katak karena mulai terbentuk kaki. Terdapat 4 kaki yakni, dua di depan dan dua lagi dibelakang dengan ukuran yang lebih panjang. pada fase ini katak muda mulai memakan makanan berupa serangga  yang sudah mati dan masuk dalam air namun juga masih memakan tumbuhan karena belum optimal dalam mencari serangga. Sampai pada minggu ke9, maka katak tersebut sudah sepenuhnya menjadi kecebong ini sudah berubah wujud menjadi katak muda.

Fase Katak Muda

Katak muda

Fase selanjutnya yakni katak muda, fase ini dimulai pada minggu ke-12. Katak muda sudah mengalami berubahan bentuk morfologis dan fisiologis yang sangat berbeda, seperti ekor katak memendek, ingsang hilang, paru-paru mulai berfungsi, dan mulut katak melebar.

Namun bukan hanya itu saja, akan tetapi habitat hidupnya juga mulai berubah. Katak muda sudah mulai meninggalkan perairan dan melakukan banyak aktivitas di daratan. Dalam fase ini cukup pendek, yakni hanya sekitar 3minggu saja sebelum masuk ke fase berikutnya.

Fase Katak Dewasa

Katak Dewasa

Fase ini merupakan fase metamorfosis katak paling terakhir. Pada fase ini insang katak benar-benar sudah hilang dan sistem pernafasan katak menggunakan paru.

Baca Juga :  Fungsi Mikrotubulus

Katak tidak memiliki ekor, namun mempunyai kaki yang kuat untuk melompat dan berenang (terdapat selaput yang berfungsi untuk memudahkan katak ketika berenang di air), dan bentuk tubuh katak juga sudah tidak menyerupai berudu lagi. Kemudian Habitat sudah dapat berada di daratan, katak dewasa hanya akan berada di air ketika masa pembuahan saja.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai daur hidup katak, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya: