Fermentasi Alkohol

Posted on

Fermentasi Alkohol – Dipertemuan sebelumnya ContohSoal.co.id telah membahas materi tentang Presipitasi Maka dipertemuan kali ini ContohSoal.co.id akan membahas materi tentang fermentasi alkohol beserta pengertian, proses, hasil akhir dan contohnya. Nah untuk lebih jelasnya mari simak ulasan dibawah ini.

Proses Fermentasi Alkohol

Fermentasi Alkohol

Apa yang dimaksud dengan fermentasi alkohol? ialah merupakan sebuah proses biologi di mana gula seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa diubah menjadi energi seluler dan juga menghasilkan etanol dan karbon dioksida sebagai produk sampingan.

Jalur yang digunakan untuk fermentasi alkohol ialah respirasi anaerob dan penggolongan asam piruvat yang ada merupakan hasil glikolisis.

Dalam fermentasinya akan menghasilkan etanol untuk produk terakhir pada reaksi yang terjadi. Fermentasi ini menggunakan khamir atau jamur uniselular, bisa juga tubuhan alga, dan bakteri yang ada.

Organisme yang ada dengan menempuh jalur sebagai reaksi penghasil energi akan digunakan unutk memfermentasikan makanan yang mengandung karbohidrat.

Jika berhasil melakukan maka akan berguna dalam menghasilkan alkohol yang cukup untuk tape, tuak, sake, wane, bir, dll. Kenikmatan yang ada pada alkohol ialah rasa kenikmatan sendiri dari penikmatnya dan akan memberikan rasa hangat.

Berikut ini tahapan pada fermentasi alkohol :

1. Glikolisis

Apa itu Glikolisis ialah merupakan suatu perubahan berupa reaksi perombakan glukosa yang ada pada sitoplasma dan menghasilkan kandungan seperti asam piruvat, 2 ATP, dan 2 NADH.

2. Reduksi Asam Piruvat

Kemudian berikut setelah 2 asam piruvat dari proses Glikolisis terbentuk, jadi bisa direduksi menjadi dua buah molekul asetaldehil. Enzim piruvat dekarboksilase harus ada pada proses ini, tujuannya agar proses menjadi lebih sempurna.

Asam piruvat sendiri akan dipecah menjadi karbon asetaldehid dan karbondioksida. Senyawa karbondioksida akan dilepas dan senyawa astaldehid digunakan pada proses selanjutnya.

3. Reduksi Asetaldehid

Pereduksian asetaldehid merupakan proses akhir dalam fermentasi ini. Nantinya dua molekul asetaldehid akan direduksi menjadi dua molekul etanol yang akan dikatalisis oleh alkohol dehidroginase.

Baca Juga :  Perbedaan Senyawa dan Campuran

Fungsi enzim akan membantu dalam memecah kandungan NADH agar menjadi ion Hidrogen dan ion NAD. Ion Hidrogen sebagai pembentuk dari etanol, NADH untuk donor pada elektron.

Reaksi Fermentasi Alkohol

Pada alkohol, akan terjadi reaksi dalam fermentasi yang ada pada saat alkohol akan berproses. Awalnya adalah bahan dengan kandungan glukosa yang akan melalui proses lisis di dalam glukosa pada sitoplasma.

Reaksi pertama ialah pada pemecahan dari bentuk senyawa yang menjadi 2 piruvat, 2NADH, dan 2ATP saat selesai terjadi pada proses awal.

Reaksi selanjutnya ialah perpindahan ke mitokondria jika dilakukan pada tempat yang banyak oksigen. Namun, karena proses ini juga dengan bantuan Sacharomyces Cerevisae maka tanpa oksigen juga tidak masalah.

Maka dalam respirasi yang terjadi pada saat itu asam piruvat yang ada akan menjadi asetal dehide dan akan berubah lagi menjadi Etanol nantinya.

Faktor Fermentasi Alkohol

Bagi anda yang ingin melakukan penelitian tentang fermentasi, maka faktor yang ada perlu anda pelajari agar proses fermentasi pada alkohol lebih berhasil.

Berikut ini faktor yang berpengaruh untuk fermentasi alkohol :

Suhu

Tentunya sebagian orang pasti memahami suhu yang ada pada saat akan melakukan fermentasi. Suhu ini akan menentukan dalam kemampuan mikroorganisme yang mendukung proses ini agar bisa bekerja dengan baik.

Perlu diketahui juga, jika anda cukup detail dalam pengaturan suhu, hal ini akan berguna agar membuat kualitas fermentasi juga meningkat dan akan lebih cepat.

Mikroba

Dalam mikroba yang akan digunakan, hal yang wajib dilakukan tentunya membuat agar mikroba dapat bertahan. Biasanya penyimpanan pada mikroba tergantung dari jenis mikroba yang akan dibutuhkan pada saat akan melakukan fermentasi.

Waktu

Laju pertumbuhan dalam mikroba bakteri yang akan digunakan untuk fermentasi tentunya bergantung pada waktu. Rata-rata dalam kondisi yang bagus, bakteri bisa membelah dengan cepat yaitu sekitar setiap 20 menit.

Manfaat Alkohol Untuk Kesehatan

Setelah berbagai macam proses yang ada, baiknya ialah untuk mengetahui manfaat yang terdapat dalam alkohol. Walau terkenal dengan hal yang negatif, tentunya alkohol masih memiliki banyak fungsi yang baik untuk kesehatan manusia.

Alkohol bisa menjadi negatif jika kita meminumnya dengan kadar tinggi, terus menerus, dan hingga membuat kehilangan kesadaran.

Baca Juga :  Pengertian Atom

Berikut ini manfaat alkohol untuk kesehatan :

  • Memelihara Kesehatan Mata
  • Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi
  • Menyehatkan Bagian Ginjal
  • Untuk Jantung
  • Mencegah Masalah Flu
  • Menurunkan Resiko Alzheimer dan Parkinson
  • Meningkatkan Kemampuan Otak

Sifat Alkohol

Pada setiap senyawa tidak terkecuali pada alkohol pasti memiliki sifat yang dibawa olehnya. Alkohol ialah senyawa yang mempunyai titik didih yang tinggi, ini bisa dibandingkan dengan jenis senyawa hidrokarbon lainnya dengan jumlah atom senyawa yang seimbang.

Berikut sifat alkohol :

  • Alkohol termasuk dalam senyawa yang mudah untuk terbakar
  • Heterpolar yaitu memiliki sifat polar dari gugus –OH dan non polar dari gugus alkil.
  • Titik Didih dari alkohol bahkan lebih tinggi dari alkana sehingga gaya tarik antar molekul yang ada bisa sangat kuat.
  • Mudah tercampur dan terlarut dengan air karena struktur yang hampir mirip antar keduanya.

Manfaat Luas Pada Alkohol

Berikut ini manfaat alkohol yang ada :

1. Metanol

Jenis alkohol yang pertama metanol adalah jenis alkohol yang sering dan banyak digunakan untuk pelarut pada pembuatan getah dan resin.

Penggunaannya juga untuk membuat polimer jenis plastik, hal ini akan membuat perubahan pada metanol menjadi metanal atau bisa juga formaldehid.

2. Etanol

Dalam dunia medis pasti sudah tidak asing dengan etanol karena penggunaannya yang cukup banyak sebagai pembentuk obat. Selain pada pelarut untuk obat, etanol juga digunakan untuk bahan pembuatan untuk minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan whiskey yang terkenal.

Etanol juga dapat digunakan pada kendaraan sebagai bahan bakar yang baik. Selain bahan bakar, bisa juga untuk membuat senyawa organik lainnya agar mampu dirubah menjadi etanal atau asetaldehid untuk bahan dalam pelarut.

3. Etilen Glikol

Untuk senyawa alkohol ini, anda dapat mendapatkannya pada bahan antibeku yang ada pada kendaran yaitu radiator. Pada industri juga sebagai bahan dalam pembuatan untuk serat berjenis sintetik dan bisa juga untuk pelarut dalam bahan pelembut.

 

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini tentang fermentasi alkohol, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :