Fungsi Paru-Paru

Posted on

Fungsi Paru-Paru – Setelah sebelumnya contohsoal.co.id telah menerangkan materi tentang Jaringan Ikat Maka dipertemuan kali ini contohsoal.co.id juga akan menerangkan materi tentang fungsi paru paru secara lengkap, mulai dari Pengertian, Struktur, Anatomi, dan Cirinya. Nah untuk lebih jelasnya simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Paru-paru

Apa yang dimaksud dengan paru paru atau disebut juga pulmo? yakni merupakan suatu organ yang mempunyai peran dalam mengatur berlangsungnya respirasi dan terdiri atas dua bagian pulmo dextra (paru-paru kanan) dan pulmo sinistra (paru-paru kiri).

Selain itu, paru-paru juga berhubungan dengan sistem sel dalam penyebaran darah atau membantu dalam membuang zat sisa.

Struktur Paru-paru

Adapun Struktur paru-paru sebagi berikut.

1). Trakea

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa trakea ialagh merupakan alat tempat makhluk bernafas setelah laring, dalam menghantarkan udara menuju ke pulmo untuk mengalami proses difusi.

Berada di mediastinum (daerah kompartemen yang terletak ditengah diantara dua rongga paru di regio thoraks) bagian superior dan terdiri dari tracheal ring yang dibentuk dengan kartilago dan terdapat di tengan pada leher.

2). Bronkus

Apa yang dimaksu dengan bronkus? yakni merupakan suatu terusan dari peranan trakea dengan mempunyai bentuk seperti sebuah alat saluran konduksi dan merupakan suatu wadah difusi oksigen dari karbon yang terdapat diujung pada bagian yang terikat oleh alveoluss.

inistra akan mengarah masuk kedalam pulmo sinistra. Sedangkan Perbedaan bronkus principalis ialah:

  • bronkus principalis dekstra
    diameternya lebih lebar, ukuran lebih pendek dan berjalan lebih vertical
  • bronkus principalis sinistra
    diameternya lebih kecil, ukuran lebih panjang dan berjalan agak horizontal

3). Alveolus

Rata-rata diameter dari alveolus ialah sekitar 200 sampai 300 mikron. adapun kegunaan dari alveoluss ini ialah tempat/ wadah pada saat terjadi pergantian gas oksigen.

Baca Juga :  Fungsi Tulang Telapak Tangan

Dimana karbondioksida akan saling bertukar yang berlangsung didalam darah dari kapiler ini terjadi melewati dinding alveolus.

Kemudian pada Alveoli akan dapat digunakan ketika sobat mengambil oksigen udara dengan menggunakan lubang hidung kita.

Bagian-Bagian Paru-Paru

Bagian Paru Paru

Adapun bagian-bagian Paru-paru sebagai berikut.

1). Bronkus

Bronkus bercabang batang yang menghubungkan paru-paru kiri dan paru-paru kanann menuju trakea. Kemudian pada bronkiel tersusun dari mukosa serta otot polos.

Cartilage berguna untuk dapat memperoleh lendir dari mukosa dengan fungsi menangkap kotoran halus atau debu masuk ke paru-paru sedangkan padaotot polos akan membantu kita dalam bernapas dengan kinerjanya.

2). Bronkiolus

Bronkiolus merupakan cabang bronkus bertempat didalamalveoli. Hal yang musti kita pahami bahwa pada bronkuss tak memiliki suatu tulang rawan, silia.

3). Alvelus

Alveoli yang mana pertukaran oksigen. Dalam penysusunan alveolar yakni tersusu atas sebuah memmbran tipis .

4). Pleura

Pleura merupakan selaput yang melapisi paru-paru. Struktur kantong seperti ini juga halus dan licin.

Adapun kegunaan dari pleura ini ialah agar dapat mencegah banyaknya gesekan yang terjadi pada saat adanya pengembangan atas paru paru.

5). Diafragma

Diafragma merupakan serat otot dengan mempunyai bentuk seperti batas yang menjaga atas rongga perut dan rongga.

Adapun peranan Diafragma didalam perut yakni guna mengatur pada saat kita bernafas.

6). Trakea (Tenggorokan)

Trakea merupakan tabung dengan panjang sekitar 5 inci yang berufung dalam menyatukan lari terhadap bronkuss.

Tersusunnya trakea yakni atas hialin dengan bentuk seperti huruf C dan dilapisi oleh epitel bersilia. Fungsi trakea ialah sebagai saluran pernapasan.

Fungsi Paru-paru

Fungsi Paru Paru

Terdapat beberapa Fungsi Paru-paru

1). Alat Respirasi

Yakni merupakan suatu wadah dalam berlangsung proses pertukaran gas oksigen. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa setiap makhluk hidup dapat bernafas dengan mengambil udara.

2). Pengendali PH Darah

Dengan melakukan cara mengubah tekanan CO2 bisa mengendalikan pH darah per menitnya membuat karbondioksida menjadi terjadi peningkatan.

3). Sebagai Siliaris Eskalator

Sebagai aksi siliaris eskalator, dalam hal ini berfungsi dalam melindungi adanya sebuah infeksi yang dibawa oleh udara.

Baca Juga :  Cnidaria

Pada setiap kotoran yang halus seperti debu akan tertahan pada saat melewati lapisan cair yakni lendir yg berada di permukaan mukosa saluran pernafasan.

4). Reservoir

Adapun kegunaan secara reservoir ini ialah pada paru–Paru Manusia, dimana volume total paru paru kurang lebih 450 ml atau 4.500 cc.

Volume tersebut diambil dari jumlah volume sisa tambah dengan kapasitas vital.

5). Lapisan Pelindung

Fungsi Organ Paru–Paru Manusia bisa melindungi dan menjaga hati dari guncangan.

Hal tersebut disebabkan letak hati yang berada di bawah yang saling bersebelahan dengan paru-paru dengan demikian hati akan sangat terlindungi. Dengan baik dari berbagai macam guncangan yang disebabkan gerakan tubuh.

6). Mencegah Polutan Masuk

Pada umumnya tidak semua udara yang ada dibumi ini dapat dikatakan bersih, maka ketika indra penciuman kita ini mulai bekerja yakni hidung kita menghirup udara tentu ada partikel kecil yang masuk dalam tubuh.

Akan tetapi kotoran yang halus atau disebut partikel akan menepi disputum, kemudian pada phlegm akan mencegah terdalam atas kantong pernafasan manusia.

7). Penghasil Suara Vokal

Kandungan dalam tubuh yang tidak dipakai oleh paru-paru akan dibuang dalam sistem ekskresi.

Dalam Anatomi Istilah paru paru adalah?

pulmo

Apa fungsi Trekea Dalam Paru-Paru?

menghantarkan udara menuju ke pulmo untuk mengalami proses difusi

Sebut Salah Fungsi Paru-Paru?

untuk tempat bertukarnya gas oksigen dengan karbon dioksida

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai fungsi paru paru, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :