Hexagonal

Posted on

Hexagonal – Setelah sebelumnya kita telah membahas materi tentang Analisis Kuantitatif dan Kualitatis Maka dipertemuan kali ini akan ContohSoal.co.id jabarkan materi tentang hexagonal secara lengkap mulai dari fenomena air hexagonal dan manfaatnya. Nah untuk lebih jelasnya, yuk langsung aja kita simak ulasan dibawah ini.

Fenomena Air Hexagonal

Hexagonal

Apa yang dimaksud dengan Air? ialah merupakan suatu rangkaian molekul H2O yang terbentuk karena adanya sejumlah gaya yang memungkinkan molekul H2O membentuk formasi yang khas.

Agar dapat mengetahui perbedaan antara Air Heksagonal, air biasa dan air beroksigen yakni pada formasi kelompok molekul H2O-nya.

Dimana Air Heksagonal, terdapat enam molekul H2O yang berkelompok hingga membentuk formasi heksagonal (segienam). Terjadinya Fenomena ini yakni disebabkan oleh air dipengaruhi oleh magnet dan radiasi elektrik tertentu (gelombang panjang inframerah).

Air minum hexagonal ini menjadi sorotan kalangan emak-emak di Indonesia, sebab mereka ingin memberikan nutrisi yagn terbaik untuk keluarganya.

Dengan promosi berupa berbagai manfaat air hexagonal, harga yang mahal-pun rela dikesampingkan. Diantara manfaat-manfaat air hexagonal yang dipromosikan ialah:

  • Lebih mudah diserap tubuh
  • Menghasilkan lebih banyak energi
  • Membuang sisa metabolisme tubuh
  • Mempertahankan kesehatan tubuh

Lalu apakah manfaat air hexagonal ini benar adanya? atau hanya kebohongan agar produknya laris dibeli saja? Simak artikel ini lebih lanjut.

Manfaat Air Heksagonal

Di antara air minum isi ulang maupun kemasan pabrik yang disebut dengan air heksagonal. Air heksagonal dihasilkan oleh satu alat hingga mampu memperoleh kualitas air yang prima, artinya murni, bersih, bebas dari racun dan kuman karena mampu menyaring molekul yang sangat halus hingga 1 mikron. Air itu mengandung mineral, beroksigen tinggi, dan beralkali.

Masih debatable, apakah air RO juga sama dengan air heksagonal mengingat proses produksinya tak jauh beda. Proses RO juga dapat menghasilkan air mineral karena filternya mampu menyaring butiran hingga 1-5 mikron. Sebagian orang percaya, air RO itu kualitasnya tak beda dengan air heksagonal.

Baca Juga :  Hukum Kekekalan Massa

Disebut heksagonal karena butiran molekulnya berbentuk bidang bersisi delapan. Awalnya, cairan dalam tubuh kita juga berbentuk heksagonal.

Namun bentuk itu berubah akibat pengaruh polusi udara, jenis makanan dan minuman yang tak sehat. Berkurangnya cairan heksagonal itu menyebabkan tubuh rentan penyakit.

Air heksagonal tidak hanya memasok tubuh dan mengganti cairan yang hilang. Tapi, diyakini juga bermanfaat bagi tubuh manusia. Dalam hal ini disebakan diukuran kluster terkecil dan paling stabil, sehingga dapat memudahkan air heksagonal mampu menembus sel-sel tubuh secara terus-menerusdengan cepat, dan menyuplai oksigen ke dalam sel.

Air heksagonal juga dapat meningkatkan metabolisme sel, menghasilkan energi yang banyak untuk sel, menetralisir asam buangan dan toksin dari tubuh dengan sempurna.

Bedanya dengan sistem reserve osmosis (RO) yang alatnya memerlukan tenaga listrik, proses pembatan air heksagonal ternyata tidak memerlukan listrik. Bahan baku air heksagonal bersumber dari air tanah, air PAM dan berlangsung selama 24 jam terus-menerus.

Rumus Kimia Air

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi kalau rumus kimia dari air ialah H2OHX2O. Artinya air terdiri dari dua atom Hidrogen (H) dan satu atom Oksigen (O).

Hidrogen dengan massa atom 1, memiliki satu elektron bebas, sedangkan Oksigen dengan massa atom 16, memiliki enam elektron bebas.

Maka oleh sebab itu molekul H2OHX2O membentuk ikatan kovalen polar dengan oksigen sebagai pusat massanya. Silahkan lihat ilustrasi:

Struktur Ikatan Kovalen H2O

Bentuk Molekul Air

Setelah memahami bahwa air terbentuk dari ikatan kovalen antara dua atom Hidrogen dan satu Oksigen, maka saatnya kita melihat bentuk molekul air.

Berdasarkan teori VSEPR (Valence-Shell Electron-Pair Repulsion Theory), karena dua elektron Oksigen berikatan kovalen dengan sepasang elektron Hidrogen, maka tersisa empat elektron bebas pada Oksigen.

Keempat elektron bebas ini berpasangan (jadi dua pasang) menempati ruang pada dua kutub. Sehingga molekul H2OHX2O membentuk geometri tetrahedral seperti di bawah ini:

Bentuk Molekul Air

Bentuk molekul ini telah dikonfirmasi dalam eksperiment dengan menggunakan teknik spektroskopi molekular yang membuktikan bahwa ikatan antara H–O–H membentuk sudut 104,5o104,5o.

Perhatikan juga bahwa di dalam bentuk molekul ini, terlihat bahwa pusat massa terdapat pada atom Oksigen (O) yang seolah-olah memiliki empat tangan yang terdiri dari dua atom Hidrogen(H) dan dua pasang elektron bebas.

Baca Juga :  Difusi

 

 

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai hexagonal, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :