Hujan Asam

Posted on

Hujan Asam – Setelah sebelumnya ContohSoal.co.id membahas materi tentang Asam Karboksilat Maka dipertemuan kali ini ContohSoal.co.id akan menerangkan materi tentang Hujan asam beserta pengertian, penyebab, akibat, proses dan dampaknya. Nah untuk lebih jelasnya langsung aja simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Hujan Asam

Hujan asam

Apa yang dimaksud dengan Hujan asam? ialah merupakan sebuah kadar yang mempunyai kesamaan (pH) yang rendah pada setiap tetes airnya.

Namun pada dasarnya yang normal dari keadaan keasaman hujan ialah yang mempunyai pH 5,6 sehingga dapat diartikan bahwa jika hujann yang memiliki pH kurang dari 5,6 berarti adalah hujann asam.

Karakteristik Hujan Asam

Karakteristik atau ciri yang dimiliki oleh hujan asam ini hanya dapat kita temukan di hujan asam saja dan tidak di hujaan yang lainnya. Beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh hujann asam ini antara lain ialah sebagai berikut:

  • Memiliki pH dibawah kadar normal, yakni dibawah 5,7
  • Disebabkan oleh adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat yang ada di dalam polusi udara.
  • Pada mulanya disebabkan oleh peningkatan emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang ada di atmosfer
  • Meningkatkan seseorang terserang gangguan jantung dan juga paru- paru
  • Membuat kulit menjadi gatal- gatal dan memerah
  • Beresiko menyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekabalan tubuh yang rendah

Penyebab Terjadinya Hujan Asam

Namun dengan semuatelah diketahui bersama bahwa hujan secara umum disebabkan karena banyak hal. Sebab- sebab yang mendatangkan terjadinya hujaan asam ialah sebagai berikut:

  • Karbondioksida atau CO₂ dan karbon monoksida atau CO. Karbondioksida dan karbon monoksida ini merupakan suatu gas hasil proses pembakaran yang bertemu dengan uap air atau H₂O.
  • Hidrogen sulfida atau H2S, sukfur oksida atau SO2 yang bertemu dengan uap air atau H2O akan membentuk asam sulfat atau H2SO4 yang meurapakan kategori asam yang kuat.
Baca Juga :  Rumus Kimia Urea dan Kegunaannya Lengkap

Bukan hanya oleh adanya  fenomena alam namun beragam aktivitas manusia yang dapat menimbulkan hujann asam, kita juga perlu mengetahui tenang apa saja gas- gas yang terlibat dalam proses terjadinya hujann asam ini. Beberapa gas yang terlihat dalam proses terjadinya hujaan asam ini antara lain ialah:

  • Karbondioksida atau CO₂. Karbondioksida ini merupakan suatu gas hasil proses pembakaran. Hal- hal yang dapat menyebakan karbondioksida ini antara lain adalah pernafasan makhluk hidup, hasil pembakaran, polusi kendaraan bermotor, dan lain sebagainya.
  • Karbon monoksida atau CO. ialah merupakan satu gas yang telah didapat dari berbagai proses pembakaran.
  • Uap air atau H2O. yakni merupakan suatu elemen yang mempunyai peran dalam proses terjadinya hujan asam.
  • Hidrogen sulfida atau H2S. ialah merupakan suatu gas yang bisa timbul disebabkan oleh adanya pembakaran atau pemanasan belerang.
  • Sulfur dioksida, ialah merupakan sebuah gas yang dapat timbul karena adanya pembakaran belerang pula, seperti halnya hidrogen sulfida.

Proses Terjadinya Hujan Asam

Kermudian pada tahapan yang akan dilalui pada saat terjadinya sebuah proses asamm ini setidaknya ada enam tahapan. Berikut ini akan dipaparkan mengenai tahapan- tahapan terjadinya hujaan asam ini secara urutm yakni:

  • Di Bumi terdapat beragam aktivitas baik aktivitas alam maupun aktivitas manusia yang menimbulkan berbagai macam gas penyebab hujan asam, seperti karbondioksida, karbonmonoksida, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfur.
  • Kemudian di Bumi juga terjadi penguapan oleh berbagai macam sumber air yang disebabkan karena pemanasan sinar matahari dan menghasilkan uap air yang banyak.
  • Setelah itu uap air yang timbul dari pengembunan tersebut akan bertemu dengan gas- gas yang menyebabkan terjadinya hujann asam tersebut. Yakni karbondioksida dan karbonmonoksida dengan uap air, serta hidrogen sulfur dan sulfur oksida dengan uap air.
  • Kemudian bertemunya karbondioksid dengan uap airdan karbon monoksida ini dapat menghasilkan asam yang bersifat lemah.
  • Kemudian kandungan syang bertemu tersebut terbawa oleh angin menuju tempat yang jauh dari sumbernya dan semakin ke atas.
  • Ketika sudah sampai di atas, gas yag bercampur dengan uap air tersebut akan mengalami kejenuhan sehingga menjatuhkan kandungan airnya sebagai titik- titik air. Titik- titik air inilah yeng menjadi hujaan. Hujann inilah yang yang dinamakan sebgai hujan asam
Baca Juga :  Laju Reaksi

Manfaat Hujan Asam

Ialah merupakan suatu jenis fenomena alam, yang mana hujan sangat dikenal sebagai sebagai sebuah fenomena  yang mempunyai banyak sekali manfaat bagi alam dan juga makhluk hidup yang ada di dalamnya. Manfaat tersebut bukan hanya dirasakan oleh manusia dan hewan akan tetapi seluruh makhluk seperti tumbuhanpun juga dapat merasakannya.

Dan Seperti yang telah diketahui mengenai hujann asam bahwa mempunyai sisi positif.  Walaupun pada dasarnya bahwa hujann asam lebih identik dengan sesuatu hal yang negatif, namun keberadaannya di Bumi ternyata juga membawa sedikit manfatat.

Salah satu kegunaan pada hujann asam yang banyak diketahui oleh setiap orang ialah bahwa hujan asam ini mampu melarutkan berbagai mineral yang sangat di butuhkan oleh binatang dan juga tumbuhan yang ada di Bumi.

Dampak Negatif Hujan Asam

Sesuatu selain mempunyai manfaat, terkadang juga mempunyai dampak atau kerugian. Hal ini seperti hukum alam, ada sisi positif dan ada sisi negatif.

Demikian halnya dengan hujann asam ini. Sisi positif yang dimiliki oleh hujan asam ialah manfaatnya, dan sisi negatif ialah dampaknya

  • Menyebabkan jumlah ikan yang ada dilaut mengalami penurunan
  • Merusak lapisan lilin yang ada di daun tumbuhan
  • Hilangnya beragam nutrisi yang terdapat pada tumbuhan
  • Pertumbuhan akar tanaman menjadi lambat
  • Menyebabkan manusia mudah terkena beragam penyakit kulit
  • Membuat besi menjadi mudah berkarat

Demikianlah materi pembahasan kali ini tentang hujan asam, semoga artikel kali ini dapat memberi manfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :