Hutan Hujan Teropis

Posted on

Hutan Hujan Teropis – Hutan hujan ini ialah bioma hutan yang selalu basah sepanjang tahun, yang berarti bahwa hutan selalu turun hujan dari hujan. Curah hujan di tempat ini cenderung tinggi dengan curah hujan yang bisa mencapai 2.000 mm per tahun.

Kali ini contohsoal.co.id akan meberikan pelajaran mengenai Hutan Hujan Teropis. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Ciri, Karakteristik dan Contoh.

Pengertian

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), definisi hutan hujan tropis atau yang disingkat dengan sebutan HHT Ialah hutan dengan iklim yang selalu basah, lahan kering di darat dan selalu hijau.

Hutan Hujan Teropis

Definisi lain dari hutan hujan tropis ialah klimaks utama dari hutan dataran rendah yang memiliki tiga lapisan kanopi.

HHT Ialah hutan yang terletak di daerah tropis dengan hujan lebat sepanjang tahun. Intensitas hujan bervariasi antara 1800-2000 mm per tahun. Tingkat kelembaban hutan ini sangat tinggi dengan rata-rata RH 80% atau lebih.

Istilah HHT mulai digunakan pada tahun 1898 dalam buku Plant Geography, diperkenalkan oleh A. F. W. Schimper, dan istilah ini masih digunakan sampai sekarang.

Hutan hujan ini juga dikenal sebagai paru-paru dunia. Karena, hutan yang ada di seluruh dunia mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah besar, yaitu sekitar 40% dari kebutuhan bumi.

HHT juga disebut hutan berdaun lebar yang selalu hijau atau dengan tingkat kepadatan pohon yang tinggi. Struktur hutan tersusun dari lapisan kanopi yang terbagi menjadi beberapa lapisan, yaitu lapisan A, B, C, D dan E.

Lapisan A berisi pohon kanopi non-sekuensial dengan pengaturan cabang sedikit. Lapisan kanopi kedua adalah kanopi utama yang terdiri dari spesies pohon tipis yang memiliki ketinggian berkisar antara 30 hingga 40 m yang menaungi lapisan kanopi di bawahnya yang merupakan spesies pohon toleran.

Di lantai hutan ada banyak jenis semak termasuk pakis, rotan, bambu dan spesies pohon palem kecil.

Ciri-Ciri Dari Hutan Hujan Teropis

Tidak seperti hutan lainnya, hutan hujan tropis memiliki ciri khas sendiri. Jenis hutan ini terlihat hijau sepanjang tahun karena pengaruh kondisi cuaca dan lokasi daerah.

Daerah tropis selalu terpapar sinar matahari sepanjang tahun. Iklimnya baik dengan suhu yang selalu hangat dan dikombinasikan dengan hujan yang sangat tinggi yang membuat semua tanaman yang hidup di sini tumbuh dan berkembang dengan benar.

Ciri Khas yang dimiliki oleh hutan hujan tropis adalah pohon berdaun dan tinggi, vegetasi tanaman berlapis dan daya regenerasi tinggi.

Manfaat dan Fungsi Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi, tidak hanya sebagai pemasok oksigen terbesar di dunia, tetapi juga rumah bagi setengah populasi flora dan fauna dunia. Selain itu, ada banyak fungsi dan manfaat lain dari hutan hujan tropis.

  1. Tujuan wisata dan lokasi penelitian.
  2. Sumber makanan.
  3. Mengurangi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
  4. Sebagai tempat siklus hidrologi.
  5. Membantu menstabilkan iklim global.
  6. Pemasok oksigen.
  7. Rumah bagi binatang dan tumbuhan liar.
Baca Juga :  Indra Pendengaran

Karakteristik Dari Hutan Hujan Teropis

HHT ini memiliki berbagai spesies tanaman tetapi tidak ada yang dominan

Hutan hujan tropis adalah hutan dengan sebagian besar spesies tanaman di dunia, tetapi tidak satu pun dari banyak spesies tanaman yang dominan. Di hutan-hutan ini kita bahkan tidak akan menemukan spesies tanaman dominan.

  • Selalu Diterangi Oleh Sinar Matahari Sepanjang Tahun

Hutan hujan tropis terletak hampir di sepanjang garis khatulistiwa, yang berarti bahwa tempat ini selalu menjadi matahari sepanjang tahun. Hutan ini masih akan menerima sinar matahari bahkan jika setiap tahun selalu ada pergerakan semu tahunan dari matahari.

  • Suhu Udara

Hutan hujan tropis memiliki suhu tanaman optimal yang diperlukan untuk membantu dalam proses pertumbuhan atau pengembangan. Suhu udara di hutan ini berkisar antara 20 hingga 34 derajat C. Selanjutnya, hutan hujan tropis memiliki iklim atau iklim lembab.

  • Kanopi (Atap Hutan)

Hutan ini memiliki vegetasi yang lebat, banyak ranting dan daun tebal. Dengan demikian membentuk atap atau kanopi yang mencegah sinar matahari memasuki lantai hutan. Kanopi terbentuk karena pohon-pohon di hutan memiliki banyak cabang, pohon tebal dan daun lebar yang membentuk kanopi.

  • Intensitas Hujan

Hutan hujan tropis juga disebut hutan lembab karena sepanjang tahun hutan selalu hujan. Hujan yang mengairi hutan cukup tinggi dan bisa mencapai 2.000 mm per tahun. Hutan ini praktis tidak pernah mengalami musim kemarau karena hutan ini selalu menerima curah hujan yang cukup selama setahun. Inilah sebabnya mengapa hutan ini sering disebut sebagai hutan yang selalu lembab atau hutan yang selalu hijau.

  • Memiliki Pohon Yang Tinggi, Lebat dan Rimbun

Hutan hujan tropis memiliki tanah subur karena pengaruh radiasi matahari dan curah hujan yang tinggi sehingga memungkinkan pertumbuhan optimal tanaman atau pohon yang menyebabkan pohon tumbuh tinggi, padat dan berdaun.

Contoh Tumbuhan Pada Hutan Hujan Teropis

  • Paku-pakuan

Tanaman paku merupakan salah satu tanaman semak yang cukup umum ditemukan di daerah hutan hujan ini. Karena tanaman ini sendiri merupakanh jenis tanaman yang menyukai lingkungan basah dan lembab. Biasanya kita akan menemukan banyak tanaman ini di tegakan pohon, serta di sepanjang aliran suangai di kawasan hutan.

Tanaman ini juga termasuk dalam kelompok tanaman triad yang ditemukan terutama di lantai hutan. Meski begitu terkadang kita menemukan tanaman ini di batang pohon lain.

  • Pohon Meranti

Pohon ini ialah salah satu jenis pohon yang paling umum ditemukan di hutan hujan ini. Jenis pohon ini merupakan jenis pohon yang dapat ditemukan secara luas. Selain pohon ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Di beberapa negara yang memiliki HHT yang luas, spesies pohon ini akan digunakan untuk berbagai keperluan.

Salah satunya adalah Indonesia yang memiliki minat terhadap hutan terberat di dunia. Pohon Meranti sendiri adalah jenis pohon yang mendominasi banyak di HHT. Penyebaran pohon ini sendiri dapat ditemukan dari Sri Lanka, di India, hingga Filipina. Distribusi pohon ini di Indonesia sendiri dapat ditemukan di hampir semua pulau di Indonesia.

  • Bunga Raflesia
Baca Juga :  Medula Spinalis

Untuk tumbuhan yang satu ini bisa kita temukan di berbagai daerah di HHT. Sementara ditemukan dalam distribusi flora di Indonesia, bunga-bunga ini ditemukan di pulau Sumatra.

Tanaman ini merupakan jenis tanaman akar parasit. Bunga ini hanya akan tumbuh pada jenis pohon tertentu. Sementara masa berbunga tidak terlalu lama.

  • Liana

Tanaman ini salah satu jenis yang khas di HHT yang sangat khas. Jenis tanaman liana ini secara substansial bukan pohon yang berbahaya bagi inangnya. Tanaman jenis ini biasanya hanya menggunakan tubuh inang atau pohon utama sebagai alat panjat.

Ini karena Liana akan mulai tumbuh dari lantai hutan. Seperti kita ketahui, lantai hutan bagian dari tanaman ini dapat menerima sinar matahari paling sedikit. Liana merupakan jenis tanaman tanah hutan yang beradaptasi dengan pertumbuhan.

  • Anggrek Hutan

Tumbuhan ini sering ditemukan di lantai hutan dan menempel pada batang pohon. Ketinggian posisi pertumbuhan itu sendiri sangat bervariasi, dengan masing-masing ketinggian memiliki dampak dan efek yang berbeda pada kemungkinan pertumbuhan.

Menjadi salah satu tanaman saprofitik di HHT, anggrek adalah tanaman yang tersebar luas yang dapat kita temukan di setiap HHT. Setiap hutan hujan tropis di dunia akan selalu memiliki anggrek dengan karakteristik dan tipe yang berbeda satu sama lain. Namun, ada beberapa anggrek yang memiliki kesamaan satu sama lain.

Contoh Wilayah Penyebaran Hutan Hujan Teropis

  • Australia dan Papua Nugini

Dapat dikatakan bahwa penyebaran HHT di pulau Papua memiliki karakteristik flora dan fauna yang berbeda dibandingkan dengan blok Asia Tenggara. Pulau Papua terbagi menjadi dua wilayah. Bagian barat pulau Papua adalah milik negara Indonesia dan bagian timur negara itu adalah Papua Nugini.

  • Madagaskar

Penyebaran HHT di pulau Madagaskar memiliki iklim yang cenderung kering, sehingga HHT hanya dapat ditemukan di sebagian kecil pulau ini.

  • Asia

Penyebaran HHT di pulau ini mencakup di wilayah Indonesia dan Semenanjung Melayu. Di wilah Indonesia ini sendiri, hutan hujan tersebar luas di hampir semua pulau besar, seperti Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan Sumatra.

  • Afrika

Penyebaran HHT di pulau Afrika ini berada di sekitar Sungai negara Kongo. Setengah dari wilayah itu termasuk wilayah Zaire dan sisanya tersebar di Gabon, Kamerun dan Republik Kongo.

  • Amerika Selatan

Penyebaran HHT di Amerika Selatan. Merupakan hampir setengah dari total hutan hujan dunia ditemukan di wilayah ini. Penyebaran hutan ini juga disebut neotropik, yang secara harfiah berarti hutan tropis baru.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua.

Baca Juga: