Ikatan Kimia

Posted on

Ikatan Kimia – Setelah sebelumnya ContohSoal.co.id telah menerangkan materi tentang Pemisahan Campuran Maka dipertemuan kali ini ContohSoal.co.id juga akan menerangkan materi tentang ikatan kimia beserta pengertian, tujuan, dasar, jenis dan contoh soalnya. Nah untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Ikatan Kimia

Ikatan Kimia

apa yang dimaksud dengan Ikatan kimia ? ialah merupakan suatu interaksi yang berperan dalam menyatukan dan menghubungkan satu atom dengan atom lain dalam membentuk molekul, ion, kristal, dan spesi lain untuk mencapai kestabilan.

Ketika terdapat dua atom yang saling mendekat, maka inti atom dan elektronnya akan berinteraksi dan akan cenderung mendistribusikan diri sedemikian rupa sehingga mencapai energi yang lebih rendah atau berarti mencapai kestabilan yang tinggi karena tingkat energi berbanding terbalik dengan kestabilan.

Pada saat energi total dari gabungan atom lebih rendah daripada energi masing masing atom, maka mereka akan berikatan bersama sehingga menyebabkan penurunan energi yang disebut dengan energi ikatan.

Jenis-Jenis Ikatan Kimia dan Contohnya

Ikatan kimia dibedakan menjadi 5 macam, yakni ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan logam, ikatan hidrogen dan ikatan Van Der Waals. Untuk lebih jelas mengenai masing-masing ikatan kimia, perhatikan penjelasan berikut.

  • Ikatan Ion

Apa yang dimaksud dengan ion? ialah merupakan suatu elektrovalen yakni ikatan yang terbentuk oleh sebab adanya serah terima elektron dari satu unsur ke unsur yang lain. Kedua ikatan tersebut berikatan karena adanya gaya elektrostatis.

Unsur yang cenderung melepaskan elektron ialah unsur logam sedangkan unsur yang cenderung menerima elektron adalah unsur nonlogam.

Ion= Unsur Logam + Unsur Nonlogam

Contoh senyawa yang berikatan ion ialah NaCl, NaF, KI, CsF, Na2S, Rb2S, Na2O, CaO, BaO, MgS dan sebagainya.

  • Ikatan Kovalen

Pada Ikatan ini ialah merupakan sebuah ikatan yang terjadi sebab pemakaian bersama pasangan elektron dari dua atom yang berikatan. Terbentuknya ikatan kovalen ini yakni diantara dua atom yang sama ingin menangkap elektron.

Baca Juga :  Hukum Kekekalan Massa

Kovalen terjadi akibat ketidakmampuan salah satu atom yang akan berikatan untuk melepaskan elektron. Ikatan kovalen terbentuk antar sesama unsur nonlogam.

Kovalen= Unsur Nonlogam + Unsur Nonlogam

Contoh senyawa  berikatan kovalen ialah HCl, H2O, O2, N2, H2O, NH3, CH4 dan sebagainya.

  • Ikatan Logam

Apa yang dimaksud dengan Logam? ialah merupakan suatu ikatan kimia yang terjadi sebab adanya gaya tarik-menarik yang kuat antara ion positif dari logam terhadap elektron-elektron valensi yang bergerak bebas.

Logam= Unsur Logam + Unsur Logam

Ikatan logam terbentuk dalam logam. kita ambil contoh tembaga. Atom tembaga disusun dengan cara tertentu dalam logam tembaga. elektron valensi bebas untuk bergerak di sekitar sepotong logam tembaga. Elektron valensi ini tertarik terhadap inti positif tembaga. Hal ini menyebabkan ikatan logam.

  • Ikatan Hidrogen

Apa yang dimaksud dengan hidrogen? ialah merupakan suatu ikatan yang terbentuk antara unsur H dengan atom F, O dan N. Lemahnya ikatan inidari pada  ion.

Apa itu Ikatan hidrogen ? ialah merupakan seuatu jenis ikatan intermolekul (antarmolekul) dan bukan ikatan intramoleku (di dalam molekul).

Hidrogen= UnsurH+F atauOatau N

Contoh senyawa yang berikatan hidrogen ialah air (H2O), NH3, HF dan sebagainya.

  • Ikatan Van Der Waals

Apa yang dimaksud dengan Van der Waals?  ialah merupakan suatu ikatan yang dimiliki oleh gas-gas mulia yang mengalami proses kondensasi, sehingga fasanya berubah menjadi fasa cair pada saat temperaturnya mencapai temperature yang sangat rendah.

Van Der Waals= Unsur Gas Mulia Berwujud Cair

akan tetapi dengan begitu , pada saat mengalami proses kondensasi, maka atom-atom tersebut akan saling terikat oleh gaya yang relatif lemah yang disebut sebagai gaya Van der Waals.

Molekul terbentuk dari atom-atom ayng memiliki electron-elektron dan proton yang muatannya berlawanan.

Dengan adanya muatan yang berbeda ini , maka apabila dua molekul berdekatan akan timbul gaya tarik menarik yang bersumber dari gaya tarik antara inti atom yang bermuatan positif dari molekul yang satu dengan electron-elektron yang dimiliki oleh molekul lainnya.

Keadaan ini menyebabkan ikatan yang terjadi relative lemah. Contoh ikatan Van Der Waals terdapat pada senyawa CH4, Br2 dan I2.

Baca Juga :  Hukum Hess

Tujuan Pembentukan

Tujuan dalam pembentukan ikatan kimia ialah agar terjadi pencapaian kestabilan suatu unsur. Elektron yang berperan pada pembentukan ikatan kimia ialah elektron valensi dari suatu atom/unsur yang terlibat.

Salah satu petunjuk dalam pembentukan ikatan kimia ialah adanya satu golongan unsur yang stabil yakni golongan VIIIA atau golongan 18 (gas mulia).

Jadi oleh sebab itu , dalam proses pembentukan ikatan kimia; atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti pada unsur gas mulia. Unsur gas mulia mempunyai elektron valensi sebanyak 8 (oktet) atau 2 (duplet, yakni atom Helium).

Contoh Soal Ikatan Kimia

Perhatikan Keterangan Di Bawah !
a. 1A dan 17Q
b. 19R dan 53E
c. 15T dan 17Qd. 47J dan 17Q
e. 17Qdan 12RManakah dari pasangan unsur tersebut yang dapat membentuk ikatan kovalen?

Jawaban : a dan c

Pembahasan:

A,Q,E,T merupakan unsur nonlogam (A=golongan IA,Q dan E=VIIA,dan T=VA) dan R ialah merupakan unsur logam (golongan IIA), maka yang dapat membentuk ikatan kovalen ialah antara nonlogam

a. HCl
b. KI
c. PCl3
d. AgCl
e. MgCl2

 

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini tentang ikatan kimia, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :