Jaringan Pengangkut

Posted on

Jaringan Pengangkut – Halo sobat ContohSoal.co.id semua. Materi pembahasan kita kali ini tentang jaringan pengangkut beserta pengertian, fungsi dan letak pada tumbuhan.

Yang mana setelah sebelumnya ContohSoal.co.id membahas tentang xilem dan floam, Nah agar sobat semua dapat memahami materi ini, maka, simak sampe habis penjelasan dibawah ini.

Pengertian Jaringan Pengangkut

Jaringan Pengangkut

Pengangkut ialah merupakan jaringan yang berperan dalam pengangkutan senyawa kimia di dalam tubuh tumbuhan. Kemudian bekerja untuk mengangkut senyawa hasil fotosintesis yang berlangsung di daun dan membawa air serta hara mineral dari dalam tanah.

Dengan adanya jaringan ini sehingga semua sel di dalam tumbuhan mendapat nutrisi yang dibutuhkan.

Jaringan ini merupakan hasil perkembangan dari meristem primer yang membentuk pengangkut primer. Kemudian didalam tumbuhan dikotil, terbentuk jaringan pengangkut sekunder yang mana hasil dari perkembngan aktivitas meristem sekunder (kambium).

Jaringan Pengangkut Pada Tumbuhan

Jaringan Pengangkut

Jaringan Xilem (Pembuluh Kayu)

Jaringan xilem ialah merupakan jaringan yang berfungsi mengangkut air dan hara mineral dari dalam tanah. yang mana air tersebut masuk melalui jaringan akar, mulai dari epidermis sampai di pembuluh kayu yang akan mengangkut air dan hara mineral naik ke organ tumbuhan lainnya (batang dan daun).

Jaringan Floem (Pembuluh Tapis)

Jaringan floem atau pembuluh tapis merupakan jaringan pengangkut yang berfungsi mengangkut hasil fotosintesis yang berlangsung di daun. Dimana cara kerja jaringan ini mengangkut glukosa dari daun ke seluruh sel di dalam tubuh tumbuhan.

Xilem

  • Berfungsi mengangkut air dan garam mineral dalam trensportasi intervasikuler
  • Elemen xilem terdiri dari unsur pembuluh
  • Sel-selnya memanjang, tersusun dari trakhea dan trakheid
  • trakhea dan trakheid merupakan sel mati yang tidak memiliki protoplasma dan hanya tersisa dinding selnya
  • Trakhea merupakan unsur terpenting pada sistem xilem angiospermae, dan tidak terdapat pada gymnospermae

Floem

  • Berguna menghantarkan zat makanan hasil proses fotosintesis daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan
  • Elemen floem tersusun dari unsur-unsur tapis, sel pengiring dan serabut floem, sklereid dan parenkim floem
  • Parenkim floem berfungsi menyimpan cadangan makanan
Baca Juga :  Lisosom : Pengertian, Struktur Dan Fungsinya Secara Lengkap

Macam-Macam Jaringan Pada Tumbuhan

  • Jaringan Meristem

Meristem ialah merupakan sebuah jaringan yang sel-selnya aktif membelah diri. Letak jaringan terdapat pada ujung akar dan ujung batang. Kemudian jaringan ini dapat membesar, meregang dan berdiferensiasi menjadi jaringan lainnya ketika dewasa.

  • Jaringan Penyokong

Seperti namanya, jaringan penyokong berfungsi sebagai penguat/penyokong tumbuhan. Dindingnya tebal dan akan berhenti melakukan pembelahan ketika sudah mencapai usia dewasa.

Contoh dari jaringan penyokong ialah kolenkim dan sklerenkim.

  • Jaringan Dasar

Dasar atau disebut juga jaringan parenkim. Yang mana jaringan inilah yang mengisi ruang antar jaringan. Letak  jaringan ini terdapat di semua bagian tubuh tanaman, seperti batang, akar, dan daun.

  • Jaringan Pengangkut

Pengangkut/pembuluh ialah jaringan yang berfungsi untuk proses pengangkutan zat yang ada di dalam tumbuhan. Terdiri dari pembuluh xilem dan floem.

  • Jaringan Pelindung

Jaringan ini disebut juga epidermis. Karena letaknya yang berada pada lapisan luarcdan berfungsi guna melindungi permukaan tumbuhan. Jaringan pelindung tersusun atas sel yang menutup seluruh permukaan dengan rapat.

Tidak cuma itu RG Squad, ada satu kelebihan khusus dari epidermis ini. Jaringan epidermis bisa mencegah penguapan yang berlebihan dengan membentuk lapisan lilin anti air (kutikula).

Fungsi Jaringan Pengangkut

Adapun detail fungsi jaringan pengangkut pada tumbuhan ialah sebagai berikut:

Mengangkut Air dan Unsur Hara

Air merupakan komponen penting bagi semua organisme termasuk tumbuhan. Air berperan sebagai pelarut untuk menjalankan berbagai reaksi kimia di dalam tubuh.

Dan Air sangat dibutuhkan oleh tumbuhan yakni guna menjaga tekanan turgor agar bentuk sel  tetap turgid. Karena ketika terjadi penguapan maka menyebabkan salah satu hilangnya air dari dalam tubuh tumbuhan.

Maka oleh sebab itu, tumbuhan akan selalu mencari dan menyerap air dari sumber yang terdapat di dalam tanah. Akar tumbuhan akan terus tumbuh mendekati sumber air.

Mengangkut Zat Hasil Fotosintesis

Tumbuhan merupakan organisme autotrof yakni organisme yang mampu mensintesis makanannya sendiri melalui fotosintesis.

Senyawa karbohidrat (glukosa) yang dihasilkan dari proses fotosintesis merupakan senyawa utama dalam pembentukan energi melalui reaksi respirasi seluler.

Baca Juga :  Simbiosis Parasitisme

Energi ini dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan semua aktivitas di dalam tubuh mulai dari pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, transfer zat, dan lainnya.

Kemudian hasil fotosintesi yakni senyawa glukosa akan diedarkan ke seluruh sel di dalam tubuh melalui jaringan floem diangkut mulai dari daun sampai ke sel di ujung akar.

Reaksi fotosintesis yang berlangsung di dalam daun menghasilkan senyawa yang dibutuhkan oleh semua organisme sebagai bahan pembentukan energi.

Begitu juga dengan sel penyusun tubuh tumbuhan yang memerlukan senyawa tersebut untuk melangsungkan proses metabolisme di dalam tubuh.

Senyawa glukosa tersebut juga akan diangkut ke bagian penyimpanan cadangan makanan (akar atau batang) yang dapat digunakan dikala kondisi lingkungan tidak memungkinkan untuk melangsungkan fotosintesis.

Tipe Jaringan Pengangkut

Pada tumbuhan, terdapat bermacam-macam tipe jaringan pembuluh. Pada batang tumbuhan dikotil, jaringan pembuluh membentuk lingkaran yang terletak di antara korteks dan empulur.

Lingkaran tersebut biasanya dipisahkan oleh parenkim intervasikuler. Pada batang tumbuhan monokotil, jaringan pengangkut tersebar dan berbeda jaringan yang ada di akar dan batang.

Pada akar, letak xilem berselang-seling dengan floem, sedangkan pada batang, floem terletak di sebelah luar xilem.

Tipe jaringan pembuluh berdasarkan letak floem terhadap xilem:

  • Radial, xilem dan floem letaknya berselang-seling.
  • Berkas kolateral, jika floem dan xilem berdampingan. Ada dua tipe, yakni kolateral terbuka dan tertutup.
  • Berkas bikolateral, xilem diapit oleh floem luar dan floem dalam.
  • Konsentris, berkas pengangkut melingkar. Ada 2 jenis, konsentris afivasal bila xilem mengelilingi floem. Konsentris amfikibral bila xilem dikelilingi floem

Demikianlah Materi pembahasan mengenai jaringan pengangkut kali ini, semoga artikel ini memberi manfaat bagi sobat semua.

Artikel ContohSoal.co.id Lainnya: