Katalis – Pengertian, Sifat, Jenis, Kegunaan dan Cara Kerja

Posted on

Katalis – Setelah sebelumnya Contoh Soal.co.id membahas materi tentang Termokimia Maka dipertemuan kali ini akan ContohSoal.co.id terangkan materi tentang katalis secara lengkap beserta pengertian, sifat, jenis, kegunaan dan cara kerjanya. Nah untuk lebih jelasnya mari simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Katalis

Katalis

Apa itu Katals? ialah merupakan suatu zat yang mempercepat laju reaksi reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri (lihat pula katalisis).

Berlangsungnya reaksi lebih cepat atau memungkinkan pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap pereaksi.

Merupakan sebuah penyedia suatu jalur pilihan dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Katallis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi.

Dalam kataliis bisa dibedakan menjadi dua golongan yakni : homogen dan heterogen. heterogen ialah merupakan suatu katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi dalam reaksi yang dikatalisinya, sedangkan homogen berada dalam fase yang sama.

Satu contoh sederhana untuk katalisis heterogen yaitu bahwa katalis menyediakan suatu permukaan di mana pereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerap. Dalam sebuah ikatan substrat menjadi lemah sehingga memadai terbentuknya produk baru.

Kemudian pada homogen secara umum bereaksi dengan satu atau lebih pereaksi untuk membentuk suatu perantara kimia yang selanjutnya bereaksi membentuk produk akhir reaksi, dalam suatu proses yang memulihkan katalisnya.

Dibawah ini merupakan ialah terdapat skema umum reaksi katalitik, di mana C melambangkan katalisnya:

  • A+C→AC(1)
  • B+AC→AB+C(2)

Meskipun kataliss (C) termakan oleh reaksi 1, tetapi selanjutnya dihasilkan kembali oleh reaksi 2, sehingga untuk reaksi keseluruhannya menjadi,

  • A+B+C→AB+C

katalis tidak termakan atau pun tercipta. Enzim ialah merupakan sebuah biokatalis. Penggunaan istilah “kataliss” dalam konteks budaya yang lebih luas, secara bisa dianalogikan dengan konteks ini.

Fungsi Kataliis

Fungsi kataliis yakni agar dapat menurunkan energi aktivasi. Walaupun demikian , pada katalis tidak akan merubah energi antara produk dan reaktannya.

Katallis yang ditambahkan dalam sebuah reaksi akan menurunkan energi aktivasi reaktan. Zat-zat yang bereaksi akan lebih mudah untuk melebihi energi aktivasinya sehingga akan lebih mudah terjadi reaksi.

Baca Juga :  Campuran Homogen dan Heterogen

Adapun kegunaan lainnya yakni untuk memperbesar laju reaksinya (mempercepat ) dengan cara memperkecil energi pengaktifan suatu reaksi dan dibentuknya tahap-tahap reaksi yang baru. Menurunnya pengatifan energi , maka pada suhu yang sama reaksi dapat berlangsung lebih cepat.

Sifat-Sifat Katalis

Berikut ini merupakan Sifat kataliis yakni:

  • Mempercepat laju reaksi, namun tidak merubah jenis serta jumlah hasil reaksi.
  • Tidak mengalami perubahan yang kekal ketika reaksi, tetapi mungkin saja terlibat dalam mekanisme reaksi.
  • Merubah mekanisme reaksi dengan menyediakan tahapan reaksi yang memiliki energi aktivasi yang lebih rendah.
  • Hanya dibutuhkan dalam jumlah yang terbatas.
  • Memiliki aksi spesifik, maksudnya hanya bisa mengkatalis suatu reaksi tertentu.
  • Dapat diracuni oleh zat tertentu, sehingga bisa membuat tidak aktiv lagi sebagai katalis.

Jenis-Jenis Katalis

Berdasarkan wujudnya, katals dapat dibedakan menjadi ktalis homogen dan kataliis heterogen (James E.Brady,1990).

Homogen

ialah merupakan sebuah katallis yang dapat bercampur secara homogen dengan zat pereaksinya sebab mempunyai wujud yang sama.

Contoh Katalis Homogen :

  • Kataliis dan pereaksi berwujud gas
     NO(g)
          2SO2(g) + O2(g)      →    2SO3(g)
  • Kataliis dan pereaksi berwujud cair
   H+(aq)
   C12H22O11(aq) + H2O(l)     →    C6H12O6(aq)  +   C6H12O6(aq)
  glukosa   fruktosa

Heterogen

ialah merupakan sebuah  katals yang tidak dapat bercampur secara homogen dengan pereaksinya sebab wujudnya berbeda.

  • Contoh Ktalis Heterogen :

Kataliss berwujud padat, sedang pereaksi berwujud gas.

   Ni(s)
C2H4(g) + H2(g)   →C2H6(g)

Autokatalis

ialah merupakan suatu zat yang didapat dari hasil reaksi yang bertindak sebagai ktalis.

Contoh Autokatalis  :

  • CH3COOH diperoleh dari hasil reaksi metil asetat dengan air merupakan autokatalis reaksi tersebut.
  • CH3COOCH3(aq)+H2O(l) → CH3COOH(aq) + CH3OH(aq)
  • Dengan terbentuknya CH3COOH, reaksi menjadi bertambah cepat.

Biokatalis

ialah merupakan suatu ktalis yang bekerja pada proses metabolisme, yaitu enzim.

  • Contoh Biokatalis :

Dalam mempercepat pemecahan bahan dengan melalui reaksi hidrolisis yakni Enzim hidrolase

Baca Juga :  Reaksi Fotosintesis (Reaksi Kimia dan Reaksi Terang)

 

 

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai katalis, semoga bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :