Lemak

Posted on

Lemak – Setelah sebelumnya kita telah membahas materi tentang Formalin Maka dipertemuan kali ini akan kami jabarkan materi tentang lemak secara lengkap mulai dari pengertian, fungsi, stuktur, klasifikasi, sifat dan pembagianya. Nah  untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama ulasan dibawah ini.

Pengertian Lemak

Lemak

Apa yang dimaksud dengan Lemaak? yakni merupakan suatu senyawa kimia yang tidak dapat larut di air dan disusun oleh unsur Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O).

Hal ini disebakna oleh Lemk mempunyai sifat hidrofobik (tidak larut dalam air), agar dapat melarutkan lemk maka dibutuhkan pelarut khusus misalnya seperti eter, klorofom dan benzen. Begitu juga sama halnya dengan karbohidrat dan protein,dan lmaak jugamerupakan sumber energi bagi tubuh manusia.

Lemk juga termasuk pembangun dasar jaringan tubuh sebab ikut berperan dalam membangun membran sel dan membran beberapa organel sel.

Bobot energi yang dihasilkan lemk 2 ¼ kali lebih besar dibandingkan karbohidrat dan protein. 1 gram lemakk dapat menghasilkan 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat dan protein hanya menghasilkan 4 kalori.

Fungsi Lemak

Didalam tubuh manusi secara umum ukuran lemk yang dibutuhkan untuk sebagian besar berbeda namun oleh dan rentang besar antara lemaak 0,5-1gram setiap 1 kg berat badan setiap hari.

Namun sedangkan untuk orang yang bertempat di wilayah dengan suhu dingin dan individu yang bekerja berat . Maka mempunyai banyak lemaak dalam tubuh sangat dianjurkan, sebab lemakk mempunyai sebuah kapasitas penting sedikit,diantarnya yakni:

  • Digunakan untuk pelidung dari suhu rendah
  • Dapat digunakan sebagai vitamin larut A, D, E dan K
  • Bisa dipakai untuk pelindung organ yang mendasar (jantung dan lambung, antara lain), khususnya sebagai bantalan lemak
  • Sebagai pembuat vitalitas tertinggi
  • Memegang keinginan, mengingat fakta bahwa lemaak akan moderat pengolahan pencernaan.Bila terlalu cepat akan lebih cepat timbulnya nafsu makan.
  • Dapat difungsikan sebagai salah satu bagian bangunan film sel
  • Menjadi salah satu bagian bangunan hormon dan vitamin (terutama untuk sterol)
  • Kemudian dapat digunakan sebagai salah satu unsur empedu, korosif kolat (dalam hati), dan hormon seks (terutama untuk kolesterol.
Baca Juga :  Maltosa

Sumber Lemak

Dengan berdasarkan asalnya, maka sumber lemakk dapat dibagi menjadi dua, yakni :

  • Untuk lemk yang bersumber dari tumbuhan dapat disebut juga dengan lemk Nabati. Yang didalam terdapat bahan yang mempunyai kandungan lemak nabati antara lain : zaitun, kelapa, kemiri, mentega, kacang tanah, kedelai, dan sebagainya.
  • Sedangkan untuk sumber lemk yang berasal dari hewan bisa disebut juga dengan lemk hewani. Untuk bahan didalamnya pun mempunyaisuatu kandungan lemk yang diantaranya yakni: susu, ikan, daging, keju, telur, dan sebagainya.

Sifat-Sifat Lemak

Dibabawah ini terdapat bebrapa sifat-sifat lemk yakni:

Sifat Fisis (Fisika) Lemak

  • Pada dasarnya untuk lemk hewan yang berbentuk padat pada suhu kamar dan lemak tumbuhan berupa cairan pada suhu
  • Lemak yang titik leburnya lebih tinggi mengandung asam lemak jenuh, sedangkan lemak yang mengandung titik lebur rendah mengandung asam lemk tak jenuh. Conthnya lemak sapi mencair pada suhu 49°C dan kembali memadat pada 36°C.
  • Kemudian pada Lemk netral ia tidak dapat larut dalam air, namun ia bisa larut secara baik pada kloroform dan benzena. Alkohol panas juga merupakan pelarut lemmak yang baik, tapi lemakk tidak terlalu larut dalam alkohol dingin.

Sifat Kimia Lemak

Reaksi Saponifikasi (Penyabunan)
Lemak bisa dihidrolisis dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan alkali. Proses hidrolisis lemk dengan menggunakan alkali disebut reaksi saponifikasi (penyabunan). Salah satu hasil hidrolisis lemk dengan alkali yaitu garam asam lemk, atau biasa disebut sabun.

Reaksi Halogenasi (Iodium)
Asam lemak tak jenuh, baik bebas maupun terikat sebagai ester dalam lemk mengadisi halogen pada ikatan rangkapnya. Sebab derajat penyerapan lemk sebanding dengan banyaknya ikatan rangkap pada asam lemaknya, maka jumlah halogen bisa digunakan untuk menentukan derajat ketidakjenuhan.

Reaksi Hidrogenasi
Dalam proses konversi minyak menjadi lemaak yang dikenal juga dengan hidrogenasi atau proses pengerasan) yakni dengan cara mengalirkan gas hidrogen bertekanan (1,75kg/cm2) ke dalam minyak panas (200°C) yang mengandung katalis nikel terdispersi.

Struktur dan Pembagian Lemak

Dengan berdasarkan komposisi kimia , maka lemk dapat dibagi menjadi 3  yakni..

Baca Juga :  Rumus Lensa Cembung dan Fungsinya

Lemak Sederhana

Penyusunan dalam Lemk sederhana ini yakni dari trigliserida, yang terdiri atas 1 gliserol dan 3 asam lemaak. Contoh dari senyawa lemaksederhana antara lain : lilin, plastisin, serta minyak.

Lemak Campuran

Kemudian untuk penyusunan Lemakk ini yakni dari hasil penggabungan antara senyawa bukan lemk dengan lemk. Contoh dari senyawa lemk campuran antara lain : lipoprotein, Fosfolipid, dan fosfatidilkolin.

Lemak Asli (Derivat Lemak)

Sedangkan penyusunan pada Lemk ini atau sering dikenal juga dengan sebutan derivat lemmak yakni senyawa yang dihasilkan yang berasal dari proses hidrolisis lipid. Misalnya seperti asam lemaak dan kolesterol. Dengan berdasarkan ikatan kimia, asam lemk dibagi menjadi dua, antara lain :

  • Apa itu Asam lemakk jenuh, yakni merupakan suatu asam yang mempunyai sifat non-esensial disebakan masih dapat disintesis oleh tubuh manusia dan biasanya asam lemaak jenuh memiliki wujud padat pada suhu kamar. Dan untuk jenis asam lemakk jenuh ini yakni misalnya seperti mentega yang berasal dari lemk hewan.
  • Apa yang dimaksud dengan Asam lemak tidak jenuh? yakni merupakan suatu jenis asam yang mempunyai sifat esensial yang disebakan ia tidak dapat disintesis oleh tubuh manusia dan biasanya asam lemk tidak jenuh memiliki wujud cair pada suhu kamar. Dan untuk asam lemakk pada jenis  tidak jenuh ini yakni misalnya seperti minyak goreng yang berasal dari lemmak nabati.

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai lemak, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :