Pengendalian Sosial

Posted on

Pengendalian Sosial – Setelah sebelumnya contohsoal.co.id telah menerangkan materi tentang Kongres Pemuda 1 Maka pada pertemuan kali ini aka kembali contohsoal.co.id paparkan materi tentang Pengendalian Sosial – Pengertian, Fungsi, Sifat, Tujuan dan Lembaga. Nah untuk lebih jelasnya bisa kita simak bersama ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Pengendalian Sosial

Pengendalian Sosial
Pengendalian Sosial

Apa itu pengendalian sosial? yakni merupakan suatu upaya pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat pada saat adanya sebuah tindak penyimpangan sosial dengan bentuk mengarahkan dan mengajak masyarakat agar dapat berprilaku dan bersikap dengan sesuai norma-norma serta nilai yang berlaku.

Namun selain itu pengendalian sosial juga bisa didefinisikan sebagai suatu proses penjagaan yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat dengan upaya melakukan sebuah bujukan dan ajakan atau bahkan melakukan paksaan yang dilakukan seseorang atau kelompok lainnya agar dapat menjunjung tinggi nilai pada norma-norma sosial yang telah diberlakukan.

Adapun Tujuan yang paling utama dari diadakannya upaya pengendalian dan juga penjagaan sosial ini ialah guna melindungi kedamaian di masyarakat.

Maka dengan dibentuknya pengendalian dan pengawasan, sehingga akan membuat keteraturan sosial di masyarakat bisa terlaksana.

Fungsi dan Tujuan Pengendalian Sosial

Dalam proses pelaksanaannya, dimana dalam pengendalian sosial ini mempunyai sejumlah fungsi yang harus sobat pahami.

Dibawah ini terdapat beberpa penjelasan mengenai fungsi dan tujuan dari adanya pengendalian sosial yakni seperti yang ada di bawah ini:

1. Menjaga Ketertiban Masyarakat

Pada suatu kelompok masyarakat yang mana di dalamnya pasti selalu terdapat berbagai norma dan juga nilai yang diberlakukan yang dipergunakan sebagai suatu batasan dalam berperilaku di masyarakat.

Sehingga dengan demikian akan ada konsekuensi atau sebuah hukuman bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran terhadap nilai dan norma tersebut.

Sehingga nantinya akan membuat setiap individu akan merasa takut dan akhirnya akan mulai mentaati semua peraturan norma yang terlah diberlakukan.

Baca Juga :  Narasi : Pengertian dan Contohnya

2. Mengembangkan Budaya Malu

Perasaan ini bersifat umum, yang pastinya setiap individu memilikinya apalagi jika masih berhubungan dengan harga dirinya.

Maka dengan adanya tindak hukuman sosial yang diperoleh dari seseorang yang telah melakukan pelanggaran dari sebuah aturan, maka akan membuatnya jadi merasa malu.

3. Memberikan Imbalan Bagi yang Taat Aturan

Dalam hal ini masih berkaitan dengan harga diri, Pada siapa saja individu yang telah berhasil mengikuti berbagai aturan di dalam norma yang berlaku maka, orang tersebut layak mendapatkan sebuah imbalan, hal tersebut baik secara langsung ataupun secara tidak langsung.

Adapun contoh yang bisa menggambarkan bentuk dari imbalannya tersebut ialah berupa dengan kemudahan dalam mengurus berbagai berkas yakni misalnya seperti Surat berkelakukan Baik yang diterima dari setiap para pejabat masyarakat.

4. Meyakinkan Masyarakat Untuk Mematuhi Norma

Kemudian pengendalian selanjutnya apabila dilakukan dengan secara baik maka akan meningkatkan kepercayaan dari semua masyarakat bahwa mengenai peraturan yang berlaku di masyarakat akan mempunyai dampak yang baik bagi semua orang.

5. Menciptakan Sistem Hukum

Pengendalian selanjutnya juga bisa digunakan sebagai sistem hukum atau suatu aturan yang diatur dengan secara resmi yang mana di dalamnya ada sebuah sanksi atau suatu hukuman pidana terhada warga yang melanggarnya.

Ciri-Ciri Pengendalian Sosial

Di bawah ini terdapat beberapa ciri-ciri dari pengendalian sosial , berikut ini ulasannya ;

  • Ada sebuah cara tersendiri dalam upaya melakukan penertipan bagi individu atau sebuah kelompok masyarakat.
  • Pengendalin juga bisa dilaksanakan oleh individu dan untuk individu lainnya, atau sebuah kelompok terhadap individu.
  • Kemudian pengendalian juga dilakukan yang bertujuan agar dapat mewujudkan adanya keserasian dan juga kestabilan terhadap sejumlah perubahan di tengah masyarakat.
  • Kemudian pada pengendalian sosial juga bisa dilaksanakan oleh sejumlah pihak walaupun kerapkali dari tiap-tiap pihak tidak menyadarinya.

Lembaga Pengendalian Sosial

Jenis-jenis lembaga pengendalian sosial ada 6 macam yang sangat mendasar yaitu sebagai berikut:

  • Yang pertama ialah Lembaga Kepolisian
    Dimana bahwa aparat polisi merupakan salah satu aparat yang memberikan kenyamanan, ktertiban serta keamanan bagi semua masyarakat.
  • Yang kedua ialah Lembaga Kejaksaan
    Kemudian salah satu lembaga lainnya ialah Lembaga kejaksaan yang mana pada dasarnya merupakan sebuah lembaga yang bersifat formal dan mempunyai tugas sebagai salah seorang penuntut umum yakni sebagai pihak yang dapat melakukan peuntutan terhadap semua pihak yang melakukan pelanggaran hukum dengan berlandaskan tertib hukum yang diberlakukan.
  • Yang ketiga ialah Lembaga Pengadilan
    Kemudian lembaga ini ialah merupakan suatu Lembaga Pengadilan yang pada dasarnya merupakan salah satu lembaga pengadilan sosial yang sangat formal dan mempunyai tugas guna melakukan pemeriksaan kembali hasil yang diperoleh dari sebuah penyidikan dan juga BAP dari pihak kepolisian dan kemudian meninjau kembali tuntutan yang diberikan kepada pihak kejaksaan mengenai kasus pelanggaran itu tersebut.
  • Yang keempat ialah Lembaga KPK
    Apa itu KPK yakni merupakan salah satu lembaga yang disusun agar dapat melakukan pemberantasan terhadap semua para korupsi di tanah air.
  • Yang kelima ialah Lembaga Adat
    Apa itu Lembaga adat? yakni merupakan suatu lembaga yang mengatur adanya suatu penyimpangan dalam berperilaku yang kemudian akan diselesaikan dengan berdasarkan aturan hukum adat yang sudah diberlakukan di bawah penyelanggaran para tokoh adat setempat.
  • Yang keenam ialah Tokoh-Tokoh Masyarakat
    Dimana seperti yang ada dilikungan kita masing-masing mengenai Tokoh-tokoh masyarakat ini ialah merupakan salah seorang yang kerap dijadikan sebagai seorang panutan bagi warga masyarakat yang lain. Kemudian upaya semua warga masyarakat agar dapat memberikan suatu opini dan adana penekanan kepada berbagai pihak yang dianggap telah melakukan pelanggaran tertentu.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai pengendalian sosial, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :