Siklus Calvin

Posted on

Siklus Calvin -Apa yang anda ketahui tentang Siklus calvin? Siklus Calvin ialah merupakan jalur metabolik yang ditemukan dalam stroma dari kloroplas di mana karbon masuk dalam bentuk CO2 dan keluar dalam bentuk gula.Nah dikesempatan kali ini kami akan membahas materi makalah mengenai siklus calvin beserta pengertian, fungsi, tahapan, karboksilasi, reduksi dan regenerasi secara lengkap, pada pertemuan sebelumnya sudah kita bahas mengenai siklus hidrologi. Baiklah langsung aja kita Simak bersama penjelasan di bawah ini.

Pengertian Siklus Calvin

contoh siklus calvin
contoh siklus calvin

Siklus Calvin ialah merupakan suiatu jalur metabolik yang ditemukan dalam stroma dari kloroplas di mana karbon masuk dalam bentuk CO2 dan keluar dalam bentuk gula. Siklus menghabiskan ATP sebagai sumber energi dan mengkonsumsi NADPH2 saat mengurangi daya untuk menambahkan elektron energi tinggi untuk membuat gula. Ada tiga fase dari siklus. Pada fase 1 (Fiksasi Karbon), CO2 dimasukkan ke dalam gula lima karbon bernama ribulosa bifosfat (RuBP).

Enzim yang mengkatalisis langkah pertama ini adalah RuBP karboksilase atau RuBisCo. Yang mana ini merupakan  protein yang terkandung  didalam kloroplas dan mungkin protein yang paling berlimpah di Bumi. Produk dari reaksi adalah enam-karbon menengah yang segera terbagi dua untuk membentuk dua molekul 3-fosfogliserat.

Fase 2 (Reduksi), ATP dan NADPH2 dari reaksi cahaya yang digunakan untuk mengkonversi 3-fosfogliserat menjadi gliseraldehida 3-fosfat, prekursor karbohidrat tiga-karbon menjadi glokosa dan gula lainnya. Pada fase 3 (Regenerasi), lebih lanjut ATP digunakan untuk mengubah beberapa dari kumpulan gliseraldehida 3-fosfat kembali ke RuBP, akseptor untuk CO2, sehingga menyelesaikan siklus.

Untuk setiap tiga molekul CO2 yang masuk ke siklus, output bersih adalah satu molekul gliseraldehida 3-fosfat (G3P). Dari semua yang ada pada G3P disintesis, siklus banyak menghabiskan sembilan molekul ATP dan enam molekul NADPH2.Lalu kemudian reaksi terang mendukung siklus Calvin dengan regenerasi ATP dan NADPH2.

Baca Juga :  Fagositosis
gambar
gambar

Fungsi Siklus Calvin

Fungsi siklus Calvin adalah menciptakan gula tiga-karbon, yang kemudian dapat digunakan untuk membangun gula lain seperti glukosa, pati, dan selulosa yang digunakan oleh tanaman sebagai bahan bangunan struktural. Pada prosesnya Siklus ini memperoleh molekul karbon secara langsung dari udara dan mengubahnya menjadi materi tanaman.

dalam hal ini yang menjadikan siklus Calvin berubah vital dan bagi keberadaan sebagian besar ekosistem, di mana tanaman membentuk dasar piramida energi. Apabila tidak adanya siklus Calvin, maka mengakibatkan tanaman tidak akan dapat menyimpan energi dalam bentuk yang dapat dicerna oleh herbivora. Karnivora kemudian tidak memiliki akses ke energi yang tersimpan di tubuh herbivora!

Para ilmuwan telah menyuarakan keprihatinan karena, selain menempatkan CO2 dalam jumlah besar kembali ke udara dengan membakar batu bara, minyak, dan bensin, manusia juga telah menebang sekitar setengah dari seluruh hutan Bumi, yang memainkan peran penting dalam menghilangkan CO2 dari udara.

Tahapan Reaksi Siklus Calvin

Siklus Calvin terdiri atas dua tahap reaksi, yaitu reaksi terang akan menghasilkan produk akhir berupa ATP dan NADPH2 dan reaksi gelap akan menghasilkan gula (karbohidrat), kedua reaksi tersebut terjadi dalam kloroplas yang terdapat di dalam daging daun (mesofil).

gambar
gambar

Gambar Siklus Calvin

Karboksilasi

Dalam tahapan Fiksasi CO2 atau Karboksilasi, CO2 diikat (fiksasi) oleh senyawa rebulosa bifosfat (RuBP) yang memiliki atom C sebanyak 5 (C-5), karena hanya mengikat satu atom C (C-1) Dalam hal tersebut jadi proses pembentukan senyawa RuBP pada atom C sebanyak 6 (C-6) dengan keadaan yang tidak stabil dan pecah menjadi 2 senyawa gliseraldehid 3-fosfat (G3P).

Reduksi

Selanjutnya 2 senyawa gliseraldehid 3-fosfat (G3P) bereaksi dengan ATP, membentuk asam fosfogliseraldehid yang masih berikatan dengan Hberasal dari NADPH2. Dalam Siklus ini maka jumlah reaksi harus berjalan 3 kali, baru terbentuk hasil akhir yaitu 6 senyawa gliseraldehid 3-fosfat (G3P).

Regenerasi

Regenerasi atau pembentukan kembali senyawa rebulosa bifosfat (RuBP) digunakan untuk mengikat CO2. Pembentukan kembali senyawa rebulosa bifosfat (RuBP) dan pecah menjadi 2 senyawa (G3P) bereaksi dengan ATP membentuk asam fosfogliseraldehid dan NADPH2.  Jadi apabila ingin membentuk satu molekul glukosa dibutuhkan 6 siklus (siklus Calvin) dengan menangkap sebanyak 6 molekul 6CO2, reaksinya sebagai berikut.

Baca Juga :  Batuan Beku

6CO2 + 6H2O ———> C6H12O6 + 6O2

Tujuan Siklus Calvin – Karbon Dioksida Dan Glukosa

Adapun fungsi yang paling utama dari siklus Calvin ialah dengan cara membuat kebutuhan produk tanaman organik, menggunakan produk dari Reaksi terang fotosintesis (ATP dan NADPH), Jadi Produk ini dapat dikatagorikan yakni termasuk glukosa, gula yang diolah dengan menggunakan karbon air dan dioksida , dan juga protein (menggunakan nitrogen tetap dari tanah) dan lipid (misalnya, lemak dan minyak).

Dalam hal ialah merupakan suatu fiksasi karbon, atau ‘dalam proses memperbaiki’ karbon anorganik menjadi molekul organik yang dapat digunakan oleh tumbuhan:

3 CO2 + 6 NADPH + 5 H2O + 9 ATP → gliseraldehida-3-fosfat (G3P) + 2 H + + 6 NADP + + 9 ADP + 8 Pi (Pi = fosfat anorganik)

Enzim kunci untuk reaksi adalah RuBisCO. Meskipun sebagian besar teks hanya mengatakan siklus membuat glukosa, siklus Calvin sebenarnya menghasilkan molekul 3-karbon, yang akhirnya diubah menjadi gula heksosa (C6), glukosa.

Siklus Calvin ialah merupakan sebuah perangkat reaksi kimia yang bebas cahaya, atau banyak sebagian menyebutnya sebagai Reaksi Gelap. Tapi bukan berarti bahwa siklus ini hanya dapat terjadi ketika ada didalam kegelapan – itu maksudnya tidak memerlukan energi dari cahaya untuk reaksi terjadi.

 

Demikianlah materi siklus calvin beserta pengertian, fungsi, reduksi, karboksilasi dan regenerasi kali ini, semoga artikel ini dapat bermanfaat serta dapat menambah ilmu pengetahuan kita semua.

Artikel ContohSoal.co.id Lainnya: