Strategi Belajar Mengajar

Posted on

Strategi Belajar Mengajar – Dalam sejarah dunia pendidikan guru merupakan sosok yang patut dicontoh bagi siswa yang harus memiliki strategi dan teknik mengajar.

Kali ini contohsoal.co.id akan meberikan pelajaran mengenai Strategi Belajar Mengajar. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Komponen, Macam, Jenis dan Tujuan.

Pengertian

SBM (strategi belajar mengajar sebagai sistem pendidikan adalah interaksi antara siswa dan komponen lainnya dan guru sebagai manajer kegiatan belajar menjadi lebih aktif dan efisien secara optimal. Salah satu langkah untuk memiliki strategi itu adalah menguasai teknik presentasi, atau biasanya disebut metode pengajaran.

Strategi Belajar Mengajar

Teknik presentasi pelajaran adalah pengetahuan tentang metode pengajaran yang digunakan oleh guru atau instruktur untuk siswa di kelas, sehingga pelajaran dapat ditangkap, dipahami dan digunakan dengan baik oleh siswa. Pada kenyataannya, metode pengajaran atau metode atau teknik presentasi yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan informasi atau pesan verbal kepada siswa berbeda dari metode yang digunakan untuk memperkuat siswa dalam penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap.

Jadi apa yang disebut SBM adalah berpikir dan memahami koherensi aspek komponen yang menyusun kegiatan sistem pendidikan dengan strategi tertentu. SBM adalah model umum kegiatan guru-siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang dinyatakan.

Mempelajari SBM berarti bahwa setiap guru mulai melakukan kegiatan pendidikan. Nilai-nilai pendidikan mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dan siswa. Interaksi nilai pendidikan karena kegiatan belajar mengajar dilakukan, bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran selesai. Guru secara sadar merencanakan kegiatan mengajar secara sistematis menggunakan segala sesuatu untuk pembelajaran.

Oleh karena itu materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dapat dipahami dan diterapkan secara mendalam oleh siswa.

Pengertian Pendapat Para Ahli

Untuk SBM sendiri ada beberapa pendapat para ahli yang menjelaskan mengenai fahamnya masing-masing, salah satunya ialah.

Romiszowski

Dia berpendapat bahwa SBM adalah pandangan umum dari serangkaian tindakan yang disesuaikan dengan perintah yang dipilih untuk metode pembelajaran.

Aswan Zain dan Syaiful Bahri

SBM adalah model umum kegiatan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan yang diuraikan.

Alim Sumarno

SBM dapat diartikan sebagai kegiatan yang dipilih oleh siswa atau instruktur dalam proses pembelajaran yang dapat memberikan siswa dengan fasilitas untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

Sadiman

SBM adalah upaya terencana untuk memanipulasi sumber belajar sehingga proses pembelajaran berlangsung dalam diri siswa.

Miarso

SBM merupakan suatu keadaan yang dibuat oleh para guru dengan di sengaja supaya peserta di inventarisi dalam penncapaian tujuan belajar yang ditetapkan.

Wina Senjaya

Dalam SBM itu mengandung makna perencanaan. Strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai rencana yang berisi serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Raka Joni

Model umum tindakan guru siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang menunjukkan fitur abstrak dari rangkaian tindakan guru-siswa.

Hilda Taba

SBM adalah pola atau urutan langkah-langkah perilaku guru untuk beradaptasi dengan semua variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.

Suparman

SBM adalah kombinasi dari urutan kegiatan, bagaimana mengatur mata pelajaran, peralatan dan bahan-bahan siswa dan waktu yang dihabiskan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hamza

SBM adalah elemen yang harus dipertimbangkan guru dalam proses pembelajaran.

Carey dan Dick

SBM terdiri dari semua komponen bahan dan prosedur pembelajaran atau fase kegiatan pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk membantu siswa mencapai pada tujuan belajar yang tertentu. Strategi pembelajaran tidak terbatas hanya pada tahapan atau prosedur kegiatan pembelajaran, tetapi juga mencakup pengorganisasian materi pendidikan atau paket program yang akan disampaikan kepada siswa.

Baca Juga :  Gambar Vektor : Definisi, Kelebihan dan Kekurangan vektor dan Bitmap

Gilistrap Martin

Strategi pembelajaran adalah model keterampilan dan perilaku guru yang dimaksudkan untuk membantu siswa mencapai tujuan pengajaran.

Egger dan Harder

SBM adalah jenis metode pengajaran yang secara khusus direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Komponen Strategi Belajar Mengajar

Dalam SBM terdapat beberapa komponen penting yang harus ada dan dipertimbangkan mulai dari perencanaan, pemilihan, penentuan hingga implementasi SBM. Komponen dari strategi pembelajaran ini membentuk keseluruhan bentuk SBM.

Adapun untuk strategi belajar mengajar ini memiliki beberapa komponen yang tersusun di dalamnya, yaitu:

  • Faktor administrasi dan keuangan. Termasuk dalam komponen ini termasuk, misalnya, waktu pelajaran, kondisi konstruksi dan ruang untuk belajar dan sejenisnya.
  • Pengajaran media. Keberhasilan program pengajaran tidak didasarkan pada penggunaan atau tidak dari alat pembelajaran yang canggih, tetapi pada keakuratan dan efektivitas media yang dipilih dan digunakan oleh guru.
  • Metode pengajaran. Keakuratan pemilihan metode dapat memengaruhi bentuk strategi belajar mengajar.
  • Topik. Komponen subjek dapat dibedakan antara materi formal dan materi informal. Bahan formal adalah isi pelajaran yang terkandung dalam buku teks resmi (misalnya buku teks) di sekolah, sedangkan materi informal adalah bahan belajar dari lingkungan sekolah yang bersangkutan. Komponen ini merupakan input yang harus benar-benar diperhitungkan dalam strategi belajar mengajar.
  • Peserta didik. Dalam kegiatan belajar mengajar, siswa memiliki latar belakang yang berbeda. Seperti dalam aspek lingkungan sosial, lingkungan budaya, gaya belajar, kondisi ekonomi, bahkan tingkat kecerdasan. Masing-masing aspek berbeda untuk setiap siswa. Semakin besar tingkat keragaman komunitas, semakin besar perbedaan atau variasi dalam aspek-aspek ini di dalam kelas. Dalam hal ini perlu juga dipertimbangkan persiapan dan implementasi dari strategi belajar-mengajar yang memadai.
  • Guru. Setiap guru dapat berbeda dalam pengalaman, pengetahuan, kemampuan untuk menyajikan dan mengelola pembelajaran, gaya mengajar, visi kehidupan atau intuisi. Perbedaan ini tentu diterjemahkan menjadi perbedaan dalam pemilihan strategi belajar mengajar yang akan digunakan dalam program pengajaran.
  • Tujuan pendidikan. Ini adalah referensi yang diyakini dapat memilih strategi belajar mengajar. Tujuan pengajaran yang orientasi pada akhlak tentu tak bisa dicapai bilah SBM berorientasi kepada dimensi ke kognitif.

Pertimbangan perencanaan untuk penerapan strategi belajar mengajar harus benar-benar memperhatikan komponen yang disebutkan di atas. Pertimbangan yang salah dapat melibatkan strategi pengajaran dan pembelajaran yang terencana yang dapat mengganggu proses pembelajaran yang dilakukan. Untuk alasan ini, komponen dari strategi belajar mengajar di atas harus dianalisis secara mendalam sehingga proses belajar mengajar dapat berfungsi dengan lancar menggunakan strategi belajar mengajar yang terencana dengan baik.

Adalah tugas guru untuk dapat mempertimbangkan dengan benar semua aspek komponen untuk menentukan implementasi strategi belajar mengajar yang digunakan. Guru harus mampu mengeksplorasi setiap komponen sehingga tidak salah menentukan dan menerapkan strategi belajar mengajar. Juga sangat penting bahwa setiap komponen saling berhubungan dan memastikan bahwa strategi pembelajaran yang ditentukan dapat diimplementasikan dengan baik dalam pembelajaran.

Tujuan Strategi Belajar Mengajar

Tujuan SBM ini sendiri ialah untuk mencapai perubahan perilaku atau kompetensi siswa setelah berpartisipasi dalam kegiatan belajar untuk mencapai perubahan perilaku atau
kompetensi pada siswa setelah berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.

Tujuan dari SBM ini dirumuskan dalam bentuk pernyataan atau deskripsi spesifik. Yang menarik untuk dicatat ialah pemikiran David E dan Kemp. Kapel bahwa perumusan tujuan pembelajaran harus dilakukan secara tertulis. Ini menyiratkan bahwa setiap rencana pembelajaran harus ditulis.

Adapun strategi belajar mengajar ini memiliki beberapa tujuan yang tersusun di dalamnya, yaitu:

  • Mempermudah guru untuk membuat penilaian.
  • Membantu memudahkan guru dalam menentukan kegiatan belajar dan sarana belajar.
  • Sederhanakan pemilihan dan pengaturan bahan ajar untuk guru.
  • Mempermudah siswa untuk mengkomunikasikan tujuan kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa dapat melakukan pembelajaran mereka lebih mandiri.
Baca Juga :  Contoh Surat Keterangan Kerja

Macam-Macam Bentuk Strategi Belajar Mengajar

Adapun strategi belajar mengajar ini memiliki beberapa Macam yang tersusun di dalamnya, yaitu:

Strategi Presentasi Tanya Jawab

Strategi menyajikan pertanyaan dan jawaban adalah cara untuk memotivasi siswa untuk mendorong pemikiran mereka untuk mengajukan pertanyaan, mendengarkan pelajaran atau mengajukan pertanyaan tentang isi pelajaran yang harus dipahami guru, berguna dan dapat diingat dengan baik.

Strategi Penemuan

Strategi penemuan adalah proses di mana seorang siswa melakukan proses mental yang harus mampu mengasimilasi konsep atau prinsip, yang dimaksud dengan proses mental adalah mengamati, mencerna, memahami klasifikasi, membuat dugaan menarik kesimpulan dan lain-lain. Sementara prinsip yang dimaksud prinsip itu adalah bahwa siswa dibiarkan menemukan sendiri atau mengalami mentalitasnya sendiri, guru membimbing dan hanya memberikan instruksi.

Strategi Kerja Kelompok

Strategi kerja kelompok adalah cara mengajar, di mana siswa kelas dilihat sebagai kelompok atau dibagi menjadi kelompok-kelompok. Mereka bekerja bersama untuk memecahkan masalah atau melakukan tugas-tugas khusus dan mencoba untuk mencapai tujuan pengajaran yang ditetapkan oleh guru.

Strategi Diskusi

Strategi diskusi adalah salah satu teknik belajar mengajar yang dilakukan oleh seorang guru di sekolah, di mana dalam teknik ini ada proses interaksi antara dua atau lebih individu yang terlibat, pertukaran pengalaman, informasi, pemecahan masalah, bisa juga dengan tidak ada yang pasif aktif sebagai pendengar.

Jenis Strategi Belajar Mengajar

Adapun strategi belajar mengajar ini memiliki beberapa jenis yang tersusun di dalamnya, yaitu:

  • Berdasarkan interaksi antara guru dan siswa
    Strategi tatap muka. Akan lebih baik menggunakan alat peraga.
    Strategi pengajaran melalui media. Guru tidak menghubungi siswa secara langsung, tetapi guru “mewakili” media. Siswa berinteraksi dengan media.
  • Berdasarkan pertimbangan jumlah siswa
    Strategi Klasik
    Strategi untuk kelompok kecil
    Strategi individu.
  • Berdasarkan pengaturan guru
    Strategi seorang guru. Seorang guru mengajar sejumlah siswa.
    Strategi pengajaran kelompok (group teaching). Dengan pengajaran kelompok, dua atau lebih guru mengajar sejumlah siswa.
    Pengajaran kelompok dapat digunakan untuk mengajarkan subjek atau sejumlah mata pelajaran yang fokus pada topik tertentu.
  • Berdasarkan pertimbangan pemroses pesan
    Strategi pengajaran dan pembelajaran pameran
    Artinya strategi belajar mengajar yang berlangsung sehingga semua aspek komponen sistem pendidikan mengarah langsung ke pengiriman konten pelajaran kepada siswa. Dalam strategi ini tidak perlu mencari dan menemukan fakta, prinsip dan konsep yang dipelajari. Semuanya disajikan dengan jelas oleh guru melalui aspek komponen yang merujuk langsung kepada siswa selama proses pembelajaran.
    Strategi belajar mengajar heuristik
    Ini adalah strategi belajar-mengajar yang mengantisipasi bahwa aspek-aspek komponen sistem pendidikan mengarah pada pengaktifan siswa untuk menemukan dan menemukan fakta, prinsip, dan konsep mereka sendiri yang mereka butuhkan.
  • Berdasarkan pertimbangan pemrosesan pesan.
    Strategi yang deduktif
    Dengan strategi deduktif materi pembelajaran atau materi diproses dari permulaan umum, generalisasi atau formulasi, ke alam atau ke bagian tertentu. Bagian itu bisa dalam bentuk fitur, atribut atau fitur. Strategi. Deduktif dapat digunakan dalam konsep pengajaran, baik yang konkret maupun yang didefinisikan.
    Strategi induktif
    Dengan strategi induktif materi pembelajaran atau bahan diproses mulai dari yang spesifik (sifat, karakteristik atau atribut) ke umum, ke generalisasi atau ke formulasi. Strategi induktif dapat digunakan dalam konsep pengajaran, baik konkret dan didefinisikan.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua.

Baca Juga: